351 RW Ditetapkan Pilah dan Angkut Sampah Terjadwal di Kota Jakarta Timur

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Rakor (Rapat Koordinasi) Pendampingan Pengawasan dan Maintain Pelaksanaan Pemilahan dan Pengangkutan Terjadwal di RW yang telah ditetapkan sesuai KSD 26 (Kegiatan Strategis Daerah) di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Rakor digelar baik secara daring atau luring diikuti oleh 65 Kelurahan dan 10 Kecamatan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas yaitu terkait isu persampahan, sehingga terlaksananya pemilahan, pengangkutan sampah terjadwal pada 50 persen RW di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur yang telah ditetapkan 351 RW secara aktif memilah sampah. Diharapkan dengan adanya pengurangan tonase sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Sarjono, mengatakan, rapat ini dalam rangka mewujudkan capaian KK memilah sampah dengan pendampingan pengurangan sampah dari sumber pada tingkat RW di Kota Jakarta Timur.

Langkah ini dinilai penting dikolaborasikan. Sebab kolaborasi dari semua pihak, mulai dari pengurus lingkungan, komunitas hingga masyarakat umum, sangat diperlukan dalam mengatasi permasalahan sampah. Sebab, berpengaruh pada capaian Wali Kota untuk KSD 66 penguatan peran Wali Kota atau Bupati dalam penataan kawasan.

“Kita lihat memang masih rendahnya pada capaian KK memilah. Dengan itu Sudin Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur akan menugaskan dan memonitor hingga memastikan BPS (Bidang Pengelolaan Sampah) dapat mensosialisasikan kepada masyarakat,” Katanya usai rapat di Ruang Rapat Wakil Walikota Lantai 2 Blok A Kantor Walikota Jakarta Timur, Kamis (23/12).

Dilanjutkan Sarjono, pihaknya juga meminta para Lurah dan Camat untuk lakukan pengecekan dan evaluasi serta pengawasan terhadap RW yang belum melakukan pemilahan dan pengangkutan sampah terjadwal di wilayah masing-masing.

“Dukungan para Camat dan Lurah dalam pelibatan kader Dasawisma untuk sosialisasi pemilahan, pengangkutan sampah terjadwal ke masyarakat,” Tandasnya. [Kominfotik JT/AJ]

Pos terkait