Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman Audiensi dengan Komisi II DPR RI

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Pasbar, – Ketua umum Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, Yunasril melalui selulernya mengatakan kepada Ketua Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Pasbar, M.Fadli Nasution. Bahwa mereka dengan beberapa perwakilan dari Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman saat ini sedang berada di Jakarta.

Kehadiran mereka ke Jakarta adalah untuk menyampaikan aspirasi ke Guspardi Gaus yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PAN dari dapil Sumbar II.

Bacaan Lainnya
Foto Dokumentasi

Adapun aspirasi yang mereka bawa adalah ingin menyampaikan permasalahan sengketa yang sedang mereka hadapi dengan PT. Anam Koto.

Dalam audiensi ini Yunasril, SE yang bertindak sebagai ketua umum Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman Kabupaten Pasaman Barat mengungkapkan bahwa mereka meminta kepastian hukum tentang peraturan Perundang – undangan yang berlaku, yang menjadi fokus sengketa antara Poktan Anak nagari rantau pasaman dengan PT. Anam Koto.

Sementara itu, menurut ketua AJO bahwa Asim Simanjuntak selaku pendamping Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman juga mengungkapkan beberapa hal kejanggalan yang diterima Keltan dari PT. Anam Koto di antaranya :

Bahwa semenjak terbitnya HGU PT ANAM KOTO tahun 1999 s/d 2010, pihak Perusahaan  tidak pernah melakukan penanaman Kelapa Sawit, selain itu sesuai hasil temuan Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman tentang perizinan, dikatakannya bahwa perizinan PT Anam Koto tidak sesuai dengan peraturan Perundang – undangan.

Yunasril kepada Ketua AJO mengatakan Guspardi Gaus saat audiens  didampingi oleh Imron Amin fraksi Gerindra, Sukamto fraksi PKB  dan  Komarudin Watubun  fraksi PDIP dapil Papua. Seluruh anggota komisi II menyambut baik kedatangan perwakilan dari Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman yang telah hadir di DPR RI untuk menyampaikan informasi yang terjadi di tengah masyarakat Pasaman Barat, Sumbar.

Komisi II dalam tanggapannya melalui Guspardi mengatakan, komisi II akan menyikapi dan mempelajari permasalahan ini untuk diteruskan dan disampaikan kepada kementrian ATR/BPN saat RDP nanti.

Demikian juga tanggapan positif dari anggota komisi II lainnya yaitu Imron Amin dan Sukamto, mengharapkan perwakilan dari Masyarakat Pasaman Barat  yang tergabung di Poktan Anak Nagari Rantau Pasaman ini segera melengkapi dokumen yang diperlukan serta menginventarisir permasalahan dalam sengketa yang ada, sehingga bisa dibawa dan dibahas ketika RDP dengan kementrian terkait. [Red/Zoelnasti]

Pos terkait