50 Peserta Ikut Sosialisasi Protokol Kesehatan Pemotongan Hewan Kurban

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan sosialisasi pemotongan hewan kurban di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/07). Para peserta merupakan perwakilan dari pengurus masjid yang ada di tujuh kelurahan di Kecamatan Kramat Jati.

Dalam kegiatan ini, peserta menerima materi tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan saat melakukan pemotongan hewan kurban. Termasuk dalam melakukan pengepakan daging kurban yang dianjurkan untuk tidak lagi menggunakan kantong plastik, melainkan dengan kantong belanja ramah lingkungan maupun dengan bongsang yang terbuat dari anyaman bambu.

Bacaan Lainnya

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan, mengatakan, tak hanya diberikan materi pemotongan hewan kurban dengan protokol kesehatan. Para peserta juga harus mengikuti anjuran Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Instruksi Gubernur DKI Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pengendalian Pemotongan dan Penampungan Hewan Kurban Saat Masa Transisi Pandemi COVID-19.

“Kita imbau agar masyarakat menjalankan protokol kesehatan, tidak hanya saat Idul Adha namun setelah itu juga harus tetap dijalankan,” Kata Eka.

Menurutnya, saat ini masyarakat harus tetap menjaga kesehatan, membiasakan diri dengan pola hidup bersih dan sehat, sehingga diharapkan dapat terbebas dari penyebaran COVID-19.

Sementara, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur, Irma Budiany, menambahkan, selama pandemi COVID-19, masyarakat dianjurkan untuk memotong hewan kurban di RPH (Rumah Potong Hewan) Cakung.

Namun, jika tidak bisa maka masih dibolehkan memotong di pemukiman atau masjid dengan catatan protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Kemudian, tempat pemotongan harus higienis atau bersih dan pembuangan limbahnya steril, jauh dari jangkauan anak-anak.

“Untuk pemotongan hewan kurban, harus dilakukan di zona hijau. Nah, yang tahu zona hijau itu ya pihak kelurahan,” Kata Irma.

Menurutnya, saat hari H lebaran Iduladha, pihaknya akan menurunkan petugas gabungan untuk melakukan pemerikaaan hewan kurban saat sebelum dipotong, termasuk juga saat setelah dipotong untuk memeriksa daging kurban dan jeroannya. Hal ini untuk memberikan keamanan dan kamanan warga yang akan berkurban maupun yang menikmati daging kurban. [Kominfotik JT/JS]

Pos terkait