850 Guru Madrasah di Jakarta Timur Terima Bantuan Uang Tunai dan Sembako

  • Whatsapp
Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Sebanyak 850 guru honorer madrasah di wilayah Jakarta Timur memperoleh bantuan dari Baznas Bazis Kota Jakarta Timur. Bantuan tersebut, berupa uang tunai dari masing-masing guru sebesar Rp1 juta dan paket sembako.

Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar di Rumah Dinas Wali Kota Jakarta Timur, Jalan Cornel Simanjuntak, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/11).

Bacaan Lainnya

Alhamdulillah, bantuan ini merupakan kepedulian Pemerintah dalam mensejahterakan bagi para guru honor dan sejalan apa yang diharapkan Pak Gubernur dalam menghadirkan keadilan,” Kata Wali Kota.

Ia menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi terhadap para guru atau tenaga kependidikan yang selama menjalankan tugasnya tanpa pamrih sebagai pahlawan dalam mencerdaskan terhadap generasi penerus bangsa.

“Jangan lihat dari nilainya. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi kehidupan mereka. Saya berpesan jangan patah semangat, terus berkarya dan berikan terbaik demi kemajuan pendidikan di Jakarta Timur dan negeri Indonesia,” Imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Nafisa, mengatakan pihaknya mengalokasikan dana bantuan tersebut dari hasil penghimpunan dana zakat, infaq dan sedekah (ZIS) baik dari ASN, pengusaha, masyarakat, maupun dari sumber lainnya.

“Bantuan yang disalurkan kepada setiap guru honorer senilai Rp1 juta dengan mekanisme transfer ke rekening penerima bantuan senilai Rp700 ribu dan sembako senilai Rp300 ribu,” Ujarnya.

Khadijah, salah satu guru honorer madrasah di Jakarta Timur mengungkapkan rasa senang atas bantuan yang diterimanya. Bantuan ini sangat berarti baginya dalam kelangsungan hidup. Terlebih, kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Alhamdulilah, Kami bersyukur bantuan ini Kami sangat butuhkan dalam menjalankan tugas sebagai guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan demi masa depan anak-anak bangsa,” Tandasnya. [Kominfotik JT/AJ]

Pos terkait