Asli Chaidir Berikan Ceramah di KTI Penyuluh

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Padang, – Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Mhd. Asli Chaidir, hadir jadi penceramah di hari kelima Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi Penyuluh Agama di wilayah kerja Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, dilingkungan Kementerian Agama Sumatera Barat dan Provinsi Jambi, Jumat (14/10).

Penyuluh Agama Islam dari Sumatera Barat dan Jambi, dimulai hari Senin (10/10). Kehadiran senator asal Kota Padang itu, selama di BDK didampingi Kepala Balai Diklat dan Pelatihan, Khoirul Amani, Kasubbag Tata Usaha, Aprianto, bersama para pejabat, panitia pelatihan dan peserta Diklat dari Sumatera Barat dan Jambi.

Bacaan Lainnya

Pelatihan kerja tulis ilmiah yang diikuti 30 peserta, dilaksanakan di Aula M. Natsir, komplek BDK Padang. Sebelum Asli Chaidir menyampaikan materi, kegiatan yang dipandu Kepala BDK Padang, Khoirul Amani selanjutnya menjelaskan kondisi peserta, arah dan tujuan dari pelatihan yang dilaksanakan.

Asli Khaidir melalui materi ceramahnya menyampaikan, menjadi aparatur yang cerdas, trampil serta bisa menyesuaikan dirinya dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi informasi saat ini, hanya ditentukan oleh pribadi yang bersangkutan, bukan dari orang lain.

Orang lain dimaksud, katanya, termasuk saudara, kerabat, dan sebagainya. Untuk itu, maka tidak ada alasan bagi siapapun, termasuk para penyuluh agama, terlena dengan kondisi yang dan terus berkembang. Sebaliknya, aparatur yang selalu aktif, lincah memanfaatkan fasilitas teknologi dan informasi, maka mereka akan sukses.

Kepala BDK Padang, Khoirul Amani, dan Kasubbag Tata Usaha, Aprianto, menjelaskan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada wakil rakyat yang berasal dari Padang itu atas kepedulian serta kehadirannya di BDK Padang, sebagai penceramah pada kesempatan itu.

Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah bagi Penyuluh Agama Islam di wilayah kerja BDK Padang, Sumatera Barat dan Provinsi Jambi, ulas kepala BDK Padang lagi, diharapkan bisa diikuti setiap peserta melalui praktik membuat karya tulis ilmiah yang dimaksud.

Khoirul Amani, melalui pelatihan Penyuluh Agama Islam Fungsional ini, mengharapkan semua peserta pelatihan penulisan karya tulis ilmiah ini, meningkatkan ketrampilan dalam penulisan karya tulis ilmiah dengan serius dari awal sampai akhir, sehingga dalam proses kenaikan pangkat tidak mengalami hambatan-hambatan karena tidak tahu membuat karya tulis ilmiah tersebut.

Pelatihan penulisan karya ilmiah bagi penyuluh Agama Islam se wilayah kerja BDK Padang, Sumatera Barat dan Jambi ini melaksanakan pelatihan selama seminggu. Khoirul Amani, mengajak peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan maksimal. [gmz/jbm]

Pos terkait