Badan Intelijen Negara Sumbar dan Dinkes Buka Gerai Vaksinasi Massal

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Pasbar, – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumatera Barat membuka gerai vaksinasi massal di beberapa kejorongan yang ada di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Kegiatan tersebut melibatkan empat tim vaksinator yang disebar di 16 lokasi yang berbeda.

Foto Dokumentasi

Kolaborasi Vaksinasi massal ini sudah dilakukan sejak empat hari yang lalu, tepatnya Kamis,(23/12) lalu hingga hari ini Minggu (26/12).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka membantu percepatan capaian vaksinasi di Kabupaten Pasaman Barat.

Selain tim dari Provinsi, kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Terlihat semua tokoh masyarakat setempat menyambut baik pelaksanaan vaksinasi jemput bola ini.

Kepala BIN Daerah Sumatera Barat Hendra kepada wartawan mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut dilakukan dengan membuka gerai vaksin di kejorongan yang tingkat vaksinasinya masih rendah.

Hal itu dilakukan demi memudahkan masyarakat menuju lokasi vaksinasi, terutama bagi yang sudah lanjut usia dan yang tidak memiliki kendaraan.

“Kegitan vaksinasi dengan menyasar beberapa kejorongan ini kita lakukan untuk memudahkan akses bagi masyarakat menuju tempat dilakukannya vaksinasi,” Ungkapnya.

Foto Dokumentasi

Hendra menambahkan, kegiatan tersebut juga dibantu oleh tim vaksinator Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, dan hasilnya juga cukup memuaskan karena mendapat respon positif dari masyarakat.

“Alhamdulillah, disaat kita turun kelapangan bersama tim vaksinator Dinkes Sumbar, hasilnya cukup memuaskan dan mendapatkan respon positif dari masyarakat,” Jelasnya.

Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dan dapat mempercepat capaian vaksinasi di Sumbar khususnya.

Sementara itu, Ranto salah seorang masyarakat yang divaksin pada hari ini, (Minggu-red, 26/12) mengatakan, kegiatan vaksinasi dengan hadir langsung di tengah masyarakat itu sangat menguntungkan dan membantu bagi masyarakat, terutama yang usianya sudah lanjut, karena selama ini jarak tempat vaksinasi terbilang cukup jauh sehingga sulit mendatangi gerai vaksinasi,” Terangnya.

Saat vaksinasi berlangsung, suasananya lebih kekeluargaan, sebab selain lokasinya dekat dengan rumah, juga bisa lebih berbincang bincang dengan petugas terkait pentingnya vaksinasi,” Ucapnya sambil mengatakan, bahwa setelah mendapatkan suntik vaksin dirinya tidak merasakan efek apapun.

Ranto juga berharap, semoga sesudah dilakukannya suntik vaksinasi tersebut, dapat meningkatkan daya tahan tubuhnya serta dapat terhindar dari penularan Covid-19.

“Kita tentunya tidak mau terpapar Covid-19, semoga pasca vaksinasi ini daya tahan tubuh kita semakin kuat, dan target vaksinasi di Kabupaten Pasbar ini dapat tercapai,” Harapnya. [Zoelnasti]

Pos terkait