BKM Masjid Oman Almakmur : Kami Akan Tetap Pertahankan Masjid Ini

  • Whatsapp
BKM Oman Almakmur Lamprit saat konferensi Pers (sumber foto Ajnn.net/RF

Barometernews.id | Banda Aceh, – Ketua Badan Kemakmuran Masjid Oman Almakmur (BKM) melakukan konferensi pers dengan sejumlah awak media sore hari di Masjid Oman, Lampriet, Banda Aceh. Dalam kesempatan itu Ustadz Yusbi Yusuf sebagai Ketua BKM Masjid Oman didampingi oleh Mahyuni Geuchik Gampong Bandar Baru Lamprit, dan juga Jufri Ghaleb Ketua Dewan Syura, serta Ustadz M. Jamil Ibrahim (Imumsyik), Selasa (28/01).

Selain itu, BKM Masjid Oman juga didampingi oleh Arif Hamdani sebagai penasehat hukum. Dalam kesempatan itu, BKM melakukan klarifikasi terhadap insiden yang terjadi di Masjid Oman pasca salat maghrib Senin malam.

Bacaan Lainnya

“Perlu kami sampaikan bahwa kejadian semalam benar terjadi ada upaya untuk membubarkan pengajian, padahal pengajian tersebut sifatnya sesuai dengan aturan pemerintah, pengajian itu dilakukan oleh Ustd Farhan dengan mengkaji Kitab Tafsir Ibnu Katsir, yang bermazhab Syafii. Namun, pihak BKM tidak melakukan perlawanan untuk menghindari kekerasan,” Ungkap Ustadz Yusbi Yusuf.

Pihak BKM Masjid Oman mengatakan bahwa walau ada upaya gangguan oleh kelompok tertentu, kami masih kompak dan solid, bahwa ini masjid Gampong.

“Kami masih solid dan akan mempertahankan masjid ini,” Kata Penasehat hukum Masjid Oman, Arif Hamdani

Pihak pemerintah Kota Banda Aceh melalui Asisten I, Faisal telah mengambil alih sementara Masjid itu, agar kekisruhan tidak berlanjut.

“Supaya tidak terjadi keributan, maka kami dari Pemkot Banda Aceh akan mengambil kendali sementara masjid di bawah Dinas Syariat Islam. Dan untuk sementara waktu,” Pihak dari Pemkot Banda Aceh, dalam hal ini Asisten I, Faisal.

Pihak BKM juga akan mengikuti arahan Pemkot, untuk sementara waktu dan sampai suasana kondusif. BKM Masjid juga mememinta agar toleransi beragama/menjalankan ibadah juga perlu dikedepankan sesuai Undang – Undang dan Qanun yang berlaku..

“Tuduhan mereka itu fitnah, sementara pengajian yang diselenggarakan merupakan mazhab Syafi’i,” Jelas Arif Hamdani.

Geuchik  Gampong Lampriet mengatakan tidak bisa menerima keputusan sepihak dari pemerintah kota karena ini Masjid Gampong, walaupun Asisten 1 Sekda Pemkot Banda Aceh malam kemarin mendesaknya untuk menerima keputusan sepihak.

“Kami di masjid beribadah sesuai tuntunan Alquran dan hadist, maka tolong jangan bikin keributan di masjid Oman Almakmur,” Ucap Geuchik Mahyuni saat konferensi pers.

Setelah insiden, pihak perwakilan Pemkot Banda Aceh melalui Asisten 1 sempat bedialog dengan Geuchik Gampong Lampriet, sempat tegang namun tidak ada titik temu.

“Kami akan gelar rapat besar Gampong dengan semua elemen masyarakat supaya tetap teguh, bersatu untuk mempertahankan Masjid Oman, dan Kami meminta agar tidak ada upaya intoleran untuk mengganggu ibadah, masyarakat di Masjid Oman sudah sangat damai dan tentram,” Tutupnya.

Senada dengan Geuchik, Ketua BKM menutup konferensi pers sore tadi dengan mengatakan mereka searah dan selangkah untuk mengembalikan keadaan seperti semula yakni damai, tentram dan nyaman agar masyarakat bisa menikmati ibadah di Masjid Oman. [Red/Afz]

Pos terkait