Budidaya Melon Alisha, Tujuh Puluh Hari Siap Panen

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Budidaya melon jenis Alisha tengah digandrungi masyarakat di Jakarta Utara. Melalui konsep pertanian perkotaan (urban farming), melon berwarna kuning emas bisa dipanen dalam waktu tujuh puluh hari.

Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Kota Administrasi Jakarta Utara, Unang Rustanto menyatakan budidaya melon sangat mudah apabila dilakukan dengan telaten.

Bacaan Lainnya

Dalam waktu tujuh puluh hari, melon hasil budidaya sudah dapat dipanen.

“Budidaya melon amat sangat mudah namun butuh ketelitian petani,” Kata Unang Rustanto saat dikonfirmasi, Kamis (17/03).

Untuk mengoptimalkan proses pembuahan, disarankan setiap tanaman hanya membuahkan satu melon.

Budidaya melon ini bisa dilakukan baik di bawah maupun atap bangunan (rooftop) dengan pencahayaan sinar matahari yang cukup.

“Untuk para petani pemula mungkin merasa sayang satu tanaman hanya satu melon tapi kalau lebih dari satu melon justru tidak akan optimal hasilnya nanti. Jadi hanya satu melon saja yang dibuahkan dalam satu tanaman,” Jelasnya.

Soal hama, Unang menyarankan petani segera menyemprot cairan pestisida apabila tanaman melon terserang hama seperti kutu putih yang menyebabkan daun terbakar.

Pestisida didapatkan dengan membeli di toko tanaman atau pun membuat secara alami dengan komposisi tembakau, bawang merah, sabun cuci tangan, dan air yang direndam satu malam.

“Kami berkolaborasi dengan Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta dan Walikota Administrasi Jakarta Utara telah memberikan pelatihan budidaya melon ini baik secara langsung maupun daring (dalam jaringan). Untuk saat ini kami fokus inventarisir budidaya melon di kantor kecamatan, RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak), dan penggiat yang berminat budidaya melon ini,” Tutupnya. [Kominfotik JU]

Pos terkait