Bupati Hadiri Pengukuhan Guru Besar UIN IB Padang

Foto Dokumentasi
Barometernews.id | Pasaman Barat, – Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi, belum lama ini menghadiri prosesi pengukuhan putera Pasaman Barat sebagai guru besar di kampus pusat Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang.

Selain Hamsuardi, pengukuhan guru besar warga asal Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur itu, juga dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasaman Barat, Agusli, dan Staf Ahli Bidang Agama, Adrianto.

Putera Pasaman Barat yang dikukuhkan sebagai guru besar di UIN Imam Bonjol Padang itu adalah, Hetti Waluati Triana, berasal dari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Pasaman Barat.

Bupati, Hamsuardi, Jumat (3/3) siang menyampaikan secara pribadi, pemerintah daerah bersama masyarakat Pasaman Barat merasa bangga terhadap Prof. Drs. Hetti Waluati Triana, M.Pd., Ph.D., yang dikukuhkan sebagai guru besar di UIN Imam Bonjol Padang.

Hetti, merupakan putri asli Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat. Seiring hal itu, pihaknya mengajak setiap generasi muda dan pelajar se Pasaman Barat, agar menjadikan Prof Hetti sebagai inspirator dan mendorong untuk mengikuti jejaknya, sehingga semakin bertambah nantinya profesional dari Pasaman Barat,” kata Hamsuardi.

Pada sidang pengukuran Guru Besar UIN Imam Bonjol tersebut, dihadapan Rektor UIN Prof. Dr. Martin Kustati,  M.Pd, Ketua Senat Prof. Duski Samat dan anggota senat lainnya, Bupati Hamsuardi juga menyampaikan bahwa Pemda Pasbar bersemangat untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan dengan kebijakan-kebijakan yang positif dan penganggaran APBD yang memadai.

“Diantara program unggulan Pemda Pasbar adalah pendidikan gratis, reward siswa berprestasi, magrib mengaji dan tahfiz Al-Qur’an di tingkat SD dan SMP. Dengan pendidikan gratis ini diharapkan tidak ada pungutan di sekolah, dan tidak ada masyarakat Pasbar yang putus sekolah karena faktor kekurangan biaya pendidikan. Begitu juga dengan program magrib mengaji dan tahfiz Al-Qur’an diharapkan menjadi upaya peningkatan literasi Al-Qur’an dan menjadi upaya perbaikan karakter pada masyarakat,” jelasnya.

Bupati Hamsuardi menyebutkan bahwa, dari Pasaman Barat ada ribuan mahasiswa dan alumni dari UIN Imam Bonjol. Hal ini merupakan modal kekuatan Pasbar, agar UIN Iman Bonjol dapat berkolaborasi membantu Pasbar untuk sukses dalam memajukan pendidikan.

“Ini menjadi modal kekuatan bagi Pasbar, tentu kita berharap agar UIN Imam Bonjol Padang dapat berkolaborasi membantu Pasbar untuk sukses dalam memajukan pendidikan,” imbuhnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur, menyampaikan, secara kelembagaan, pihaknya bangga dengan prestasi yang diraih putera asal Sungai Aur, yang saat ini menjadi guru besar di UIN Imam Bonjol Padang.

Sebagai sesama instansi vertikal, tambah Muhammad Nur, antara UIN Imam Bonjol Padang dengan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, berada dalam naungan dan pemimpin yang sama, yaitu Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas. [gmz/jbm]

Pos terkait