Decky H. Sahputra Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar

  • Whatsapp
Foto Dok. Decky H. Sahputra sesaat setelah menerima penyerahan Ambulance untuk KolaborAksi Kemanusiaan Pasaman Barat oleh Tokoh Muda Sumatera Barat, Rifo Darma Saputra, SH., MM. di Padang, Sabtu (27/03).

Barometernews.id | Pasbar, – Ketua KolaborAksi Kemanusiaan Kabupaten Pasbar, Decky H. Sahputra mengutuk keras pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/03) hari ini.

Decky sebagai anak muda dan juga Tokoh Kemanusiaan Pasbar ini meminta agar kepolisian bisa mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akarnya.

Bacaan Lainnya

“Saya meminta aparat kepolisian mengusut aksi teror ini hingga ke akar-akar dengan tuntas,” Ujar Ketua KolaborAksi Kemanusiaan Pasbar (KKPB)  saat dikonfirmasi media ini melalui selulernya, Minggu (28/03).

Decky menyayangkan adanya peristiwa bom bunuh diri tersebut. Mengingat saat ini Indonesia masih berusaha keluar dari pandemi COVID-19.

“Apapun alasannya bom bunuh diri Makassar adalah teror yang tak dapat dibenarkan oleh agama manapun,” Ujar Decky.

Dia pun mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Saya mengimbau umat beragama tetap tenang, jaga kerukunan, jangan terpengaruh apa lagi terprovokasi,” Himbaunya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, telah terjadi bom bunuh diri yang meledak di depan Gereja Katedral Makassar Sulawesi Selatan sekitar pukul 10.20 WITA , Minggu (28/03).

Berdasarkan berita yang dilansir di beberapa media, Pelaku bom bunuh diri diduga ada 2 orang dengan menggunakan sepeda motor. Pelaku sempat dicegah sekuriti Gereja Katedral Makassar saat akan masuk ke pelataran gereja.

Akibat peristiwa itu, 14 orang terluka yang terdiri dari sekuriti hingga jemaat Gereja Katedral Makassar. Sementara 1 pelaku dipastikan tewas. [Zoelnasti]

#KolaborAksiKemanusiaan #PasamanBarat #BersamaKitaBisa

Pos terkait