Diusulkan, Jl. Cakung Cilincing Diubah Jadi Jl. Syekh Nawawi Al-Bantani

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mensosialisasikan rencana perubahan nama jalan yang menghubungkan Jakarta Timur dan Jakarta Utara yakni Jl. Cakung Cilincing atau Jl. Cacing menjadi Jl. Syekh Nawawi Al-Bantani.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, saat memimpin Rapat Permohonan Usulan Nama Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani menggantikan Nama Jalan Cakung Cilincing, di Jakarta, Senin (31/1/2022), mengatakan, prinsipnya mendukung usulan perubahan nama jalan tersebut.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam rapat tersebut dari perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Cabang NU Jakarta Utara, serta unsur masyarakat LMK dan RT/RW dan unsur Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur

“Hasil sosialisasi dari masyarakat mendapat respon positif usulan tersebut. Sosialisasi akan Kami lakukan kembali untuk perusahaan-perusahaan yang ada di sepanjang Jalan Cakung Cilincing,” Ujarnya.

Dia berharap, dengan perubahan nama jalan ini bisa membuat lingkungan di sekitar jalan bisa menjadi lebih baik dan tertata.

Perwakilan LMK RW 09 Cakung Barat, Ahmad Saugi, mengatakan setuju dengan usulan perubahan nama jalan yang merupakan penghargaan kepada tokoh atau ulama besar.

“Kami sangat mendukung,” Katanya.

Sementara itu, perwakilan PBNU, Abdullah Aniq Nawawi, mengatakan, sosok ulama Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan tokoh nasional bahkan internasional yang dalam beberapa catatan turut dalam gerakan dan pemikiran nasionalisme, dan juga sangat berpengaruh dalam membentuk corak berpikir masyarakat nusantara yang toleran dan menghargai perbedaan

“Mewakili KH. Zulfa Mustofa Wakil Ketua Umum PBNU, Kami merasa sangat terhormat jika memang pada akhirnya nanti ada nama Jalan Syekh Nawawi Al Bantani,” Tuturnya.

Sekretaris PB NU Jakarta Utara, Lalu Ernayadi yang bertindak menjadi pengusul permohonan perubahan nama jalan, menyampaikan, Syekh Nawawi Al Bantani, sangat berjasa dalam pengembangan peradaban Islam di Indonesia.

“Harapan ke depan perubahan nama jalan ini tentu saja diikuti dengan perubahan lebih baik lagi untuk masyarakat sekitarnya,” Katanya. [Kominfotik JT/LB]

Pos terkait