FISIP UBK Kukuhkan Kepengurusan Keluarga Besar Alumni

Foto Dokumentasi
Barometernews.id | Jakarta, – Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, Senin (20/3) di Aula Universitas itu mengukuhkan kepengurusan Keluarga Besar Alumni (KAMI) FISIP UBK untuk masa bakti tahun 2022-2025.

Dalam sambutannya, Ketua Umum KAMI FISIP UBK Christofel Nalenan mengatakan, di usia yang sangat matang, yakni 25 tahun (UBK berdiri pada 25 Juni 1999), sudah selayaknya UBK memiliki organisasi alumni yang dikelola secara serius dan profesional yang bisa menjadi jembatan kolaborasi antara alumni, kampus dan juga para mahasiswa.

“Kolaborasi atau gotong royong yang baik ini diharapkan mampu membawa seluruh civitas UBK lebih mewarnai perjalanan bangsa ini untuk mencapai bangsa yang sejahtera,” katanya.

Pengukuhan oleh Wakil Rektor (Warek) 3 UBK Rinaldi Agusta Fahlevie tersebut antara lain dihadiri pengurus BEM UBK, dan Dekan FISIP UBK Franky Paulus Roring.

Kepada wartawan, Franky menjelaskan kalau pengukuhan ini untuk membangun sebuah sinergi antara almamater, alumni dan mahasiswa agar mahasiswa dan almamater paham apa yang sesungguhnya diinginkan oleh masyarakat, dunia kerja dan bisnis, karena para alumni telah turun ke masyarakat.

“Institusi pendidikan bukan institusi yang paling tahu, sehingga perlu bersinergi dengan alumni,” katanya.

Selain itu, lanjut Franky, KAMI FISIP UBK menjadi wadah tempat menginformasikan seberapa besar UBK telah memberikan putra-putra terbaiknya kepada masyarakat dan bangsa ini.

“Saat ini sudah banyak sekali alumni UBK yang diberi kepercayaan untuk memimpin, baik di pemerintahan maupun di swasta, dan pertemuan ini sebagai awal bahwa tidak boleh ada lagi alumni yang berjuang sendirian. Kampus-kampus lain membangun jaringan dengan para alumni, dan alumninya hebat-hebat. Untuk itu, kita harus membangun jaringan,” katanya

Hal senada dikatakan Warek 3 UBK, Rinaldi Agusta Fahlevie. Dia mengatakan, alumni penting untuk berada di kampus dan berkontribusi dengan civitas akademika, karena secara moral mereka memiliki keterikatan batin dengan kampus.

“Oleh karena itu, alumni tentunya dapat memberikan supporting bagi kegiatan-kegiatan kemahasiswaan, karena kegiatan alumni ini yang sudah tersebar ke berbagai profesi, tentunya menjadi inspirasi buat mahasiswa yang masih berkuliah,” katanya.

Christofel mengakui kalau selama ini, sebelum KAMI FISIP UBK dikukuhkan, para alumni berjuang sendiri-sendiri dalam merintis karir, dan tersebar di mana-mana, di banyak jenjang profesional.

“Dengan adanya pengukuhan ini, kita akan membentuk jaringan agar tak ada lagi alumni UBK yang berjuang sendirian,” katanya.

Christofel yang juga merupakan Pengurus olahraga panahan di tingkat nasional ini menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan program jangka pendek dan menengah. Jangka pendeknya adalah membuat sarana komunikasi dengan para alumni melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook dan lainnya, serta mengelola bidang olahraga seperti panahan, sepakbola dan lainnya.

“Untuk jangka menengah, kita akan mengumpulkan data-data para alumni untuk dibuat database,” katanya. [AP/jbm]

Pos terkait