Hemat Waktu dan Ongkos, Warga Jakarta Timur Rasakan Manfaat Jak Lingko

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengintegrasikan layanan transportasi publik, berjuluk Jak Lingko dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta Timur. Wilayah Jakarta Timur memiliki 603 armada bus kecil Jak Lingko dengan 27 trayek yang sudah beroperasi.

Sejalan dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di Ibu Kota, hadirnya Jak Lingko melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta dalam melayani kebutuhan transportasi publik secara terintegrasi dapat menjangkau wilayah sampai ke gang-gang. Program yang dirancang oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan berhasil meraih penghargaan menjadi kota yang meraih penghargaan Sustainable Transport Award (STA) 2021.

Bacaan Lainnya

Salah seorang pengguna Jak Lingko, Maria, warga Duren Sawit, mengatakan, bahwa kehadiran layanan integrasi itu bisa menghemat waktu dan ongkos. Ia mengaku, untuk aktivitas sehari-hari untuk berpergian ke Pasar Pondok Bambu lebih cepat dan mudah.

“Kini dengan keberadaan transportasi Jak Lingko hanya sekali naik, dan masih gratis,” Kata Maria, saat dikonfirmasi di lokasi, Selasa (15/12).

Jak Lingko merupakan salah satu dari puluhan daftar Kegiatan Strategis Daerah (KSD) yang disusun sebagai pelaksanaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dalam memenuhi kebutuhan dasar, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan, sistem transportasi terintegrasi baik rute, prasarana, maupun pembayarannya, Integrasi ini tidak hanya melibatkan antar bus besar, medium, kecil, dan Transjakarta, tetapi juga transportasi berbasis rel yang dimiliki Pemerintah DKI Jakarta, seperti MRT dan LRT. [Kominfotik JT/AJ]

Pos terkait