Kapolres Pasaman Barat Himbau Masyarakat Berhati-hati dan Waspada Saat Memarkir Kendaraan

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Pasbar, – Mengingat tingginya kasus kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polres Pasaman Barat  dalam beberapa waktu belakangan ini, kepada seluruh Masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat memarkirkan kendaraannya.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sugeng Haryadi, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP. Fetrizal S, S.IK mengatakan, kepada seluruh masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-waspada saat memarkirkan kendaraan bermotor. Terhitung dari tanggal 31 Mei 2021 hingga sampao dengan saat ini, Satrekrim Polres Pasbar dan beberapa Polsek dalam dua Minggu belakangan ini, telah berhasil melakukan penangkapan dan pengungkapan terhadap Lima kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diwilayah hukum Polres Pasbar.

Bacaan Lainnya

“Belakangan ini kasus curanmor marak terjadi, tercatat lima kasus telah berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Pasbar dan Polsek yang ada. Untuk itu kepada seluruh masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya,” Ujarnya kepada barometernews.id, Minggu (13/06).

Ia menambahkan, dengan kelalaian yang sering dilakukan masyarakat, akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksinya. Sehingga, untuk mengantisipasi hal itu, kita mengajak masyarakat untuk lebih waspada dengan menyimpan barang berharga di lokasi yang aman.

“Para pelaku biasanya selalu mengincar kendaraan yang lengah dari pengawasan dan tidak menggunakan kunci ganda. Biasanya pelaku memantau dahulu gerak-gerik serta situasi lingkungan korbannya,” Paparnya.

Menurutnya, maraknya kejahatan curanmor di wilayah hukum Polres Pasbar saat ini, bukan hanya di picu oleh kondisi sulitnya ekonomi selama pandemi covid-19 ini, tetapi dari beberapa kasus tersebut juga dilakukan oleh para pelaku yang telah melancarkan aksinya dibeberapa tempat dan waktu yang berbeda.

“Pelaku tidak hanya pemain baru, tetapi beberapa pelaku juga merupakan residivis dalam kasus yang sama,” Terangnya.

Kepada seluruh masyarakat disarankan untuk menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, mengunci stang, memasukkan kendaraan kedalam rumah pada malam hari, kemudian meningkatkan kewaspadaan terhadap pelaku yang selalu mengintai kita setiap saat.

“Mari tingkatkan kesadaran untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam memarkirkan sepeda motor atau meletakkan barang-barang berharga,  Karena setiap kejahatan terjadi karena kelalaian dan adanya kesempatan,” Himbaunya.

AKP Fetrizal juga mengingatkan, agar masyarakat tidak tergiur oleh kendaraan dengan harga murah tanpa surat-surat atau bodong, karena dapat dijerat hukum sebagai penadah. Maka dari itu, diharapkan agar dapat teliti dan hati-hati agar jangan sampai membeli kendaraan dari hasil curian.

“Mari senantiasa berhati-hati, tidak hanya dalam kasus curanmor, tetapi juga kasus kriminal lainnya, serta waspada dalam kondisi apapun. karena kejahatan tidak hanya terjadi karena niat dari pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan,” Pungkasnya. [Wisnu Utama]

Pos terkait