Kepala Madrasah Kabupaten Aceh Timur Jenjang MTs Ikuti Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Aceh Timur, – Kantor Kementerian Agama Aceh Timur mengadakan pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung kegiatan pemerintah yang sedang menggalakkan kurikulum tersebut, dan kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu hari Selasa dan Rabu, tanggal 2-3 Agustus 2022 bertempat di MAN Insan Cendekia (IC) Aceh Timur, Selasa, (02/8).

Foto Dokumentasi

Pelatihan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah Jenjang MTs sebanyak 30 Kepala Madrasah, Waka Kurikulum sebanyak 30 orang, dan 2 orang pengawas sekolah jenjang MTs, serta 10 orang panitia hingga acara selesai, sehingga jumlah yang hadir sekitar 70 orang.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia pelaksana Finsa Firlana Gusmara dalam pembukaan mengatakan acara ini merupakan sinergi antara KS Madrasah, Wakil Kurikulum, dukungan MGMP Kabupaten Aceh timur, dan KKM Jenjang MTs.

Kasi Penmad Fadli, S.Ag., M.Si mengatakan sangat bersyukur ketika kegiatan kurikulum merdeka dilaksanakan oleh MGMP IPA, Kepala madrasah harus paham dulu tentang kurikulum merdeka, dan kepedulian tentang kegiatan IKM, sehingga mudah menyampaikan dan berdiskusi dengan para guru di madrasah masing-masing, jangan takut untuk membuat pelatihan dan bergerak maju demi kompetensi seorang guru terkait kompetensi kurikulum merdeka, ujar Fadli.

Kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan dengan lanjutan kegiatan mulai dari KS MI, KS MTs, dan KS MA, dan akan melibatkan 2 orang guru pada masing-masing jenjang.

Narasumber yang diundang pada acara ini merupakan fasilitator Implementasi Kurikulum merdeka, dan juga pelatih ahli sekolah penggerak, serta pendamping guru penggerak yang  sangat berpengalaman dalam bidang kurikulum merdeka yaitu Dr. Marzuki, M.Pd yang juga dosen Pendidikan Matematika IAIN Langsa.

Marzuki mengatakan, untuk sekolah-sekolah yang menjadi pilot projek dan yang baru menerapkan implementasi kurikulum merdeka, untuk jenjang MI kelas 1 & 4, jenjang MTs kelas 1, dan jenjang MA kelas 1 wajib mendalami kurikulum merdeka, minimal memahami apa itu modul ajar, bagaimana cara membuat nya, dan juga memahami modul projek profil pelajar pancasila (P5).

Pada IKM untuk kementerian agama ada penambahan di P5 yaitu adanya proyek Rahmatan Lil’alamin yang harus dikembangkan di madrasah pada kegiatan ko-kurikuler untuk menunjang kegiatan intrakurikuler, tambah Marzuki.

Acara ini dilaksanakan di Aula MAN IC Kabupaten Aceh Timur. Seluruh peserta sangat antusias mengikuti acara pelatihan, dengan harapan para kepala madrasah Kabupaten Aceh Timur bisa mengimplementasi kurikulum merdeka di satuan pendidikan masing-masing. [Janu/jbm]

Pos terkait