Ketua DPRD Kota Bekasi : Aspirasi Masyarakat Akan Kita Tampung untuk Tingkatkan Kinerja Legislatif

Foto Dok. Ketua DPRD Kota Bekasi, HM Saifuddaullah

Barometernews.id | Kota Bekasi, Saifuddaulah, Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, menggantikan Chairoman J Putro dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (06/4) lalu.

Saifuddaulah akan menjabat Ketua DPRD Kota Bekasi selama periode 2022-2024, menggantikan Chairoman J Putro yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera.

Bacaan Lainnya
Foto Dok. Ketua DPRD Kota Bekasi, Saifuddaullah (Jas Hitam) dan Chairoman J Putro (Jas Abu abu).

Saifuddaulah mengatakan, dirinya ingin membangun kebersamaan dalam rangka meningkatkan kinerja legislatif ke depan.

“Insya Allah setiap aspirasi akan kita tampung, kita ingin membangun kebersamaan dalam rangka meningkatkan kinerja legislatif kedepan,” Ujar Saifuddaulah.

Saifuddaulah juga mengatakan, pada 100 hari kepemimpinannnya sebagai Ketua DPRD, ia akan berkoordinasi dengan pimpinan dan Ketua Fraksi PKS untuk menyamakan visi misi.

“Kalau 100 hari, kita tentunya akan koordinasi dulu dengan pimpinan dan juga dengan para ketua fraksi ya. Karena baru, tentu sekali lagi perlu dibangun persamaan persepsi untuk langkah ke depan seperti apa,” Ucapnya.

Saifuddaulah menyampaikan dengan sisa waktu masa jabatan yang masih tersisa 2022 – 2024, Ia berharap agar aspirasi dari masyarakat dapat diterima dan diterapkan untuk kemajuan pembangunan  sesuai visi misi Kota Bekasi.

“Insyaallah setiap aspirasi tentunya akan kita tampung dan kita diskusikan untuk mencari solusi terbaik bagi kota Bekasi dalam mewujudkan apa yang sudah tertuang dalam visi misi Kota Bekasi,” Ujar Saifuddaulah.

Saat bersamaan, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berharap, pergantian Ketua DPRD Kota Bekasi ini dapat membangun sinergi dan kolaborasi antara eksekutif dengan legislatif.

“Saya harap apa yang dilakukan oleh ketua DPRD lama tetap dilanjutkan dan yang namanya  sinergitas dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif itu tidak akan lepas,” Ujar Tri Adhianto, Plt Walikota Bekasi.

Sementara itu Heri Koswara, Ketua DPD PKS Kota Bekasi mengatakan, rotasi kepemimpinan di DPRD merupakan hal yang biasa dilakukan dalam 2,5 tahun sekali dan tidak ada kaitan dengan kasus Rahmat Effendi di KPK.

“Rotasi, dinamisasi, itu pergantian hal yang biasa saja. Ini adalah konsekuensi dari PKS yang ingin mengedepankan partai lebih modern,” Ujar Heri, saat memberikan keterangan di kantor DPD PKS Kota Bekasi. [jbm]

Adv. Setwan DPRD Kota Bekasi

Pos terkait