Korban Sengatan Listrik di Pasbar Butuh Uluran Tangan Dermawan

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Pasaman Barat , – Berdasarkan Informasi yang di terima Media ini Kamis (14/01) dari Ketua Kolaboraksi Kemanusiaan Pasaman Barat, Decky H. Sahputra, yang mengatakan bahwa pada hari Rabu (13/01) kemarin telah terjadi musibah yang menimpa Yudis Tira Pratama Jaya (20) penduduk Kenagarian Sasak Ranah Pasisie Pasbar tersengat listrik tegangan tinggi.

Menurutnya hari itu (Rabu sore) Yudis pekerja harian lepas, saat sedang bekerja memasang tenda pelaminan untuk pesta di salah satu rumah warga di Kejorongan Tongar Nagari Batang Saman Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Sumbar.

Bacaan Lainnya

Diterangkan Decky, kejadiannya berawal saat Yudis sedang memasang tenda pelaminan, tanpa ia sadari didekatnya ada kabel listrik  dari tiang ke rumah tersebut yang kabelnya terkelupas dan tersentuh hingga saat itu juga ia kesetrum aliran listrik tegangan tinggi, hingga badan Yudis sempat menempel dikabel listrik, dan tak lama kemudian tubuhnya terjatuh dari tiang tenda diketinggian 4 meter hingga pingsan.

Akibat kesentrum itu, remaja yang juga tulang punggung keluarga tersebut mengalami luka bakar sekitar enam puluh persen di sekujur tubuhnya hingga kaki, seketika itu juga ia  dilarikan ke Rumah Sakit Islam IBNU SINA Simpang Empat, Pasaman Barat.

Demikian antara lain penuturan yang disampaikan Decky H. Sahputra yang disampingi Mont Efery selaku Sekretaris Kolaboraksi Kemanusiaan Pasbar, Kamis (14/01).

“Kejadian kesetrum jelang magrib Rabu kemarin, saat itu sesuai informasi yang kita terima, Yudis memasang terpal tenda pesta, ia tidak mengetahui ada kabel listrik dari tiang ke rumah yang kabelnya terkelupas, yang mengakibatkan ia kesetrum,” Terang Decky.

Menurut Decky saat ini rencananya Yudis mau dirujuk segera ke Rumah sakit M. Djamil Padang, namun kabarnya ruang rawat di RS tersebut penuh, ditambah lagi karena keluarga Yudis memang dari kalangan masyarakat tidak mampu maka saat ini untuk biaya operasipun belum ada.

“Kondisi Yudis sangat parah, luka bakar di badan serta ditangan dan kaki, walaupun saat ini ia sudah sadar, namun tidak bisa bicara karena luka bakar yang dialaminya sampai ke leher, hingga tenggorokannya juga mengalami cedera,” Terang Decky.

Ditambahkan Mont Efery, saat ini Yudis masih dirawat dengan menahan sakit dan dijaga oleh ibundanya, Septi (45).

Menurut Mont Efery, karena keadaan keluarga dari kalangan tidak mampu, maka Ibundanya dengan kerendahan hati memohon kepada masyarakat dan para dermawan melalui Kolaboraksi Kemanusiaan Pasbar agar sudi mengulurkan bantuan untuk meringankan beban yang mereka hadapi saat ini.

“Kepada para dermawan, kami mohon uluran tangan dan bantuan berupa dana yang saat ini sangat kami butuhkan untuk biaya perawatan dan operasi Yudis, sebab kami memang tidak mempunyai biaya hingga tindakan operasinya di tunda di karenakan belum ada biaya, apa lagi Yudis anak saya selama ini merupakan tulang punggung keluarga yang menghidupi dua orang adik dan saya yang sudah tidak bersuami lagi,” Terang Ibunda Yudis melalui Kolaboraksi yang disampaikan oleh Ketua dan sekretaris Kolaboraksi Kemanusiaan Pasbar.

“Untuk itu kita dari Kolaboraksi Kemanusiaan juga atas nama keluarga Yudis menghimbau dan memohon kepada seluruh dermawan dan donatur Kolaboraksi serta masyarakat untuk sudi kiranya memberikan bantuan yang saat ini sedang dibutuhkan oleh Yudis dan keluarga, khususnya untuk biaya operasi dan perawatan, uluran dan bantuan kita semua tentunya sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan saat ini,” Himbau Mont Efery.

“Di samping itu mari juga kita Doakan semoga  Yudis dan sekeluarga mendapatkan ketabahan kesabaran serta semoga kita selalu berada dilindungan Allah SWT Aamiin,” Ucap Decky.

Decky H. Sahputra melalui Media barometernews.id menyampaikan Kepada para dermawan yang ingin ikut berkontribusi dalam Gerakan Sosial Kemanusiaan ini, silahkan salurkan infaknya melalui rekening MRPB PEDULI di BRI, No. Rekening 0615-01-008410-53-1. [Zoelnasti]

Pos terkait