Langgar PSBB, 8 Tempat Usaha di Jakarta Utara Didenda

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta,  Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memastikan telah menjatuhkan sanksi denda administratif kepada delapan tempat usaha. Sanksi tersebut disebabkan tempat usaha tersebut telah melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Total sampai hari ini sudah delapan tempat usaha yang sudah kami kenakan sanksi denda administratif di Jakarta Utara,” Kata Yusuf Majid, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Administrasi Jakarta Utara saat dikonfirmasi, Senin (18/5).

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, pengenaan sanksi itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 Tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi DKI Jakarta.

Jenis tempat usahanya pun beragam, mulai dari restoran atau warung makan hingga tempat hiburan.

“Delapan tempat usaha itu ada di Kecamatan Koja, Penjaringan, Tanjung Priok, dan Kelapa Gading,” Jelasnya.

Untuk kecamatan lainnya, dipastikannya petugas akan akan terus menyisir seluruh tempat usaha yang masih melanggar aturan PSBB. Termasuk 11 sektor tempat usaha yang diperbolehkan beroperasi namun tidak mengindahkan protokol kesehatan.

“Seperti semalam, tempat usaha yang dikecualikan pun sesuai dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020 seperti rumah makan atau restoran diperbolehkan beroperasi tapi wajib menaati protokol kesehatan,” Tutupnya.

Diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Administrasi Jakarta Utara menindak dua restoran di kawasan Kelapa Gading, Minggu (17/5) malam. Kedua restoran dikenakan sanksi administratif dengan membayar denda senilai Rp 5 juta ke kas daerah Provinsi DKI Jakarta melalui Bank DKI. [Kominfotik JU]

Pos terkait