Linda Asyura Divonis Dokter Menderita Lupus Erythematosus Sistemik

  • Whatsapp
Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Pidie Jaya, – Komunitas Ureung Pidie Jaya, yang langsung turun ke Gampong Paru Keudee yaitu sebagai Koordinator Admin Groep Dr. Safwan, S. Pd.I, M. Ag bersama Ramli Daud, Sh. MM (Cek Ram) mengunjungi Linda Asyura (17) anak keluarga miskin yang menderita sakit sejak satu tahun yang lalu, kini hanya bisa berbaring lemas ditempat tidur lusuh digubuk reot milik orang tuanya (Bukhari 61) yang sehari hari sebagai RBT di Gampong Paru Keude Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya.

Foto Dokumentasi

Linda terlentang lemas sambil menatap sejumlah orang yang menyambanginya, miris, sedih dan pilu itulah kata-kata yang tepat kita lontarkan untuk Linda Asyura siswa kelas I SMA 2 Bandar Baru, kini sudah tidak bisa beranjak lagi dari tempat tidurnya.

Bacaan Lainnya

Safwan Gade kepada Barometernews.id yang turut mendampingi mereka menyatakan, kami merasa iba dan terharu saat membaca dimedia, maka kami rekan rekan dalam Komunitas Ureung Pidie Jaya tergerak hati untuk mengumpulkan dana untuk kami sumbangkan kepada penderita lupus tersebut.

Sebelum penyerahan dana ala kadar terlebih dahulu paparan singkat dari yang dituakan Cek Ram, dalam paparannya kepada pihak keluarga langsung ayah dan ibunya Linda serta serta Saudara Mahdi dari perangkat Gampong Paru Keudee. Kedatangan kami hanya perpanjangan tangan rekan rekan Komunitas Ureung Pidie Jaya yang mengumpulkan sedikit dana untuk membiayai kebutuhan hidup keluarga penderita yang juga keluarga miskin. Dengan mata berbinar Cek Ram merasa sedih melihat keadaan dan penderitaan keluarga Bapak Bukhari. Dilanjutkan penyerahan dana oleh Bapak Safwan Gade langsung kepada Linda Asyura.

Linda Asyura divonis dokter menderita Lupus Erythematosus Sistemik atau juga disebut Systemic Lupus Erythematosus, penyakit radang yang disebabkan ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri.

“Ayahnya pernah merawat Linda di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh, karena terkendala biaya pendampingan pasien selama di Banda Aceh dengan berat hati kami harus pulang, tidak ada biaya lagi,” Katanya.

Namun, Bukhari mengaku tidak patah semangat untuk merawat anaknya itu walaupun dengan keterbatasan ekonomi.

Mahdi Perangkat Desa Paru Keudee mengharapkan kepada Komunitas Ureung Pidie Jaya atau kepada siapapun, untuk membantu sebuah rumah yang layak huni kepada keluarga Linda Asyura tinggal digubuk reot bersama dengan kedua orang tua kandungnya Bukhari dan Ibunya Nuraini, keluarga ini menempati rumah papan ukuran 4×5 m lebih dari delapan tahun

Rumah kayu berlantai tanah, berdinding papan tua beratap seng ini dikelilingi rumah warga lainnya di Gampong Paru Keude Kecamatan Bandar Baru Pidie Jaya.

Lahan rumah itu miliknya, Bukhari mengaku sudah delapan tahun menempati rumah tersebut. Sebelumnya ia menumpang tinggal di rumah orang di gampong setempat.

Rumah papan ini tidak memiliki kamar tidur dan ruang tamu, Linda dan orang tuanya tidur disatu ruangan yang dipisahkan oleh dapur yang berukuran kecil.

Bukhari mengaku belum bisa membangun rumah diatas tanah miliknya, Alhamdulillah saya bersyukur atas segala rahmat dan nikmat yang telah Allah Berikan kepada keluarga kami selama ini, pungkas Bukhari orang tua Linda Asyura. [CM]

Pos terkait