MPLS Peserta Didik Baru di SMP Negeri Luhak Nan Duo Diikuti 264 Siswa

Foto Dok. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo, Arif, S.Pd

Barometernews.id | Pasbar, – Sebanyak 264 peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2021/2022 di SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat dan tetap menerapkan Protokol Kesesehatan Covid 19, pada hari Senin (12/07).

Foto Dokumentasi

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo, Arif, S.Pd mengatakan, hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2021/2022 di ikuti sebanyak 264 peserta didik baru yang terbagi 9 kelas (rombel) yaitu, 1 kelas peminatan Saint, 1 kelas peminatan TIK, 1 kelas peminatan Bahasa Inggris dan 6 kelas reguler. Masa pengenalan lingkungan sekolah di mulai dari tanggal 12 Juli 2021 sampai dengan 15 Juli 2021 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Masa pengenalan lingkungan sekolah di ikuti sebanyak 264 peserta didik baru, dan wajib mematuhi protokol kesehatan,” Ujarnya saat dijumpai awak media di ruangan kerjanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah tahun ini sangat berbeda dengan biasanya, dalam situasi PPKM mikro ini seluruh peserta didik baru banyak mengikuti kegiatan di dalam ruangan. Adapun materi yang di berikan kepada peserta didik baru selama mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah terdiri dari Karakter, Keagamaan, Wiyata Mandala, Kebangsaan, dan Cara Belajar, sedangkan untuk PBB yang dilaksanakan di lapangan tetap kita batasi untuk menghindari kerumunan.

“Seluruh peserta didik baru banyak mengikuti kegiatan di dalam ruangan, selama masa pengenalan lingkungan sekolah, dan untuk kegiatan di lapangan tetap kita batasi untuk menghindari kerumunan,” Terangnya.

Lebih lanjut di jelaskannya, proses belajar tatap muka yang akan dilaksanakan pada hari Senin (19/07) mendatang. Untuk menghindari kerumunan masing-masing kelas VII, VIII dan IX di bagi menjadi shift A dan B yaitu, 3 hari belajar tatap muka di sekolah dan 3 hari belajar secara daring di rumah.

“Selama situasi PPKM mikro, pihak sekolah akan memperketat protokol kesehatan seperti, thermogun, tempat cuci tangan, disinfektan dan juga masker cadangan bagi siswa siswi yang lupa membawa masker,” Jelasnya. [Wisnu Utama]

Pos terkait