Pemkab Aceh Timur Taksir Kerugian Gagal Panen Akibat Banjir Setara 36 Milyar

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Aceh Timur, – Pemkab Aceh Timur melalui Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur, Drh Muhammad Mahdi, mengatakan sekitar tujuh ribu hektar lebih padi petani di Aceh Timur, gagal panen atau puso akibat terendam banjir awal Desember 2020 lalu. Kerugian petani akibat gagal panen mencapai Rp 36 miliar. Terkait hal ini katanya, sudah dilaporkan ke BPBD Aceh Timur, Dinas Pertanian dan Perkebunan provinsi Aceh, dan Kementerian Pertanian Pusat.

“Mereka (tim dari Kementerian) sudah turun untuk melihat padi petani yang gagal panen karena banjir. Selain padi, puluhan hektar jagung juga gagal panen dan pihak kementerian berjanji akan membantu bibit padi dan jagung kepada untuk tanam baru,” Jelas Mahdi.

Bacaan Lainnya

Mahdi mengatakan, untuk Kecamatan Peureulak Barat, dominan padi petani yang gagal panen karena terendam banjir menjelang memasuki masa panen. Sedangkan di kecamatan lain, ada juga padi yang baru ditanam puso gara-gara terendam banjir 3-7 hari.

Sementara di Desa Tanjong Tualang, Kecamatan Peureulak Barat, petani tetap memanen padinya pascaterendam banjir. Padi yang masih bisa dipanen dijemur, setelah kering lalu dirontok menggunakan mesin. “Walau bulir padi tampak berlumpur, tapi masih bisa digunakan,” Kata salah satu petani saat menjemur padinya. [DS]

Pos terkait