Pengukuhan Kelompok Wanita Tani Giri Maju Pasaman Barat

Foto Dok. Suasana Pengukuhan dan Pembinaan KWT Giri Maju

Barometernews.id | Pasbar, – Kejorongan Giri Maju Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasbar Selasa, 17 Nopember 2020 pagi itu dikunjungi oleh 4 Dinas sekaligus dari pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat.

Ke empat Dinas tersebut yakni Dinas Koperasi & UKM, yang langsung dihadiri oleh kepala dinasnya Rafaan, dan Dinas Pertanian Hortikultur & Peternakan, juga dihadiri oleh Kepala dinasnya, Sukarli serta Dinas Ketahanan Pangan, yang dihadiri oleh Kabid termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat khususnya BPKB.

Bacaan Lainnya
Foto Dok. Suasana Pengukuhan dan Pembinaan KWT Giri Maju

Dalam rangkaian kegiatan pengukuhan tiga Kelompok Wanita Tani (KWT) Giri Maju ini, selain kehadiran tamu-tamu istimewa tersebut dalam rangka memberikan pembinaan dan penyuluhan, terlihat juga hadir Bamus Nagari Koto Baru dari perwakilan Giri Maju, Zulkifli, Jorong Giri Maju, Edasmen, Ketua Gapoktan Giri Maju, Ulil Amri, tokoh masyarakat dan pemuda serta ratusan anggota dari ke tiga KWT Giri Maju.

Acara pengukuhan tiga Kelompok Wanita Tani  yakni KWT Jasa Bunda, KWT Dahlia dan KWT Seroja tersebut diawali dengan sambutan dari  kepala Jorong Giri Maju, Edesman.

Kepala Jorong dalam sambutannya menyampaikan bahwa KWT tersebut merupakan KWT pemula di Kejorongan Giri Maju, karena baru berdiri beberapa bulan ini, meskipun sudah banyak kegiatan ataupun produk yang dilaksanakan sejak berdirinya, namun ia berharap agar Dinas terkait tetap memberikan pembinaan dan pelatihan terhadap Kelompok Wanita Tani yang ada di Giri Maju.

Setelah sambutan dari Kepala Jorong Giri Maju dilanjutkan dengan laporan dari perwakilan tiga KWT yang disampaikan oleh Sekretaris KWT Seroja, Ade Krisanti.

Ade menjelaskan bahwa produk yang dihasilkan oleh ke tiga KWT tersebut memang belum apa-apa, apa lagi sampai memiliki Produk unggulan, sebab usia terbentuknya ke tiga KWT ini masih baru, atau baru seumur jagung, namun berkat adanya koordinasi dan arahan serta pembinaan secara rutin dari Kepala BPP Kecamatan Luhak Nan Duo melalui Bapak Syahrial Hanafi, Sp. makanya semangat ke tiga KWT bersama seluruh anggotanya semakin hari semakin meningkat.

Walaupun terbentuknya KWT yang diawali dari kegiatan sederhana seperti diskusi dan gotong royong dengan tetap tetap mendapat pendampingan dari BPP, kini tentu dengan hadirnya empat dinas terkait sekaligus ke Giri Maju tentu merupakan angin segar bagi anggota di tiga KWT ini.

“Harapan kita, bukan saja bagai mana menanam sayur organik dan perawatannya, tanpa pestisida, tentu melalui tanaman sayur-sayuran dan tanaman muda lainnya dengan tidak menggunakan pestisida, ke depan kita berharap setiap dinas akan memberi KWT bimbingan dan pelatihan tentang peningkatan produksi, melalui produk -produk olahan pangan dengan kemasan dan promosi pemasaran serta pembukuan yang baik,” Harap Ade.

Seluruh anggota dari KWT Jasa Bunda, KWT Dahlia dan KWT Seroja ke depan berharap akan terus mendapat pembinaan dan pelatihan dari masing-masing Dinas yang hadir di Giri Maju hari ini, sesuai dengan bidang kedinasan masing-masing, hingga kehadiran empat Dinas ini bermanfaat bagi Kelompok Wanita Tani Giri Maju dalam menambah dan meningkatkan ekonomi keluarga khususnya dan masyarakat Giri Maju pada umumnya, terutama dimasa kondisi Covid-19 yang sedang melanda kita semua saat ini.

Perwakilan dari Kelompok Wanita Tani Dahlia yang disampaikan oleh Ketuanya, Mawarnis S.Pd. mengatakan bahwa KWT di Giri Maju dengan kehadiran empat Dinas ini tentu kedepan masyarakat akan optimis dan lebih semangat lagi dan harapannya, akan muncul atau bukan saja bertambah anggotanya, bisa saja kini ada tiga KWT ke depan akan lahir KWT – KWT  baru di Giri Maju.

Sebab dengan adanya perhatian serius dari Dinas – dinas terkait, terutama dalam pembinaan dan pelatihan maupun bantuan melalui UMKM  KWT – KWT di Giri Maju akan menjadi organisasi unggulan kecamatan Luhak Nan Duo.

Sebab menurut Mawarnis, kehadiran Dinas-dinas terkait di KWT ini tentu memiliki tujuan bukan untuk bertani di sawah atau di kebun yang luas saja, melainkan bagaimana KWT Giri Maju mahir memanfaatkan lahan terbatas yang ada dan mampu memproduksi hingga memasarkannya hingga anggota dari KWT ini akan mampu berkembang dalam menopang peningkatan ekonomi masyarakatnya.

Sementara itu Kadinas Pertanian, Sukarli dalam sambutannya menyampaikan bahwa produk dari KWT harus mampu bersinergi dengan semua pihak, hingga keikutsertaan seluruh elemen dalam melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan ke kelompok wanita tani di Giri Maju akan benar dirasakan keberadaannya oleh masyarakat.

Disampaikan Sukarli, bukan saja Koordinator BPP yang ada di Nagari Koto Baru yang akan terus berperan aktif membantu Dinas Pertanian untuk menjaga ketahanan pangan dengan memberikan penyuluhan membentuk kelompok di masyarakat, tapi semua kelembagaan yang ada di pemerintahan Pasbar terkait dengan kelangsungan kegiatan KWT kedepannya akan tetap bertanggung jawab sesuai peran dan fungsinya.

Selanjutnya Sukarli meminta agar semua KWT di Giri Maju segera mendaftarkan keberadaan kelompok baik ke Pemerintah Pasbar juga ke web simluhtan, hingga pembuatan program kerja ke depan semua kegiatan pada KWT lebih terkonsep.

Ditambahkannya pembentukan KWT adalah untuk mewadahi kegiatan ibu-ibu di sekitarnya hingga kegiatan rutin yang sudah dilakukan KWT selama ini juga dibentuknya KWT adalah untuk meningkatkan rasa kebersamaan serta memajukan kelompok dalam peningkatan ekonomi hingga muaranya nanti akan sangat membantu dalam pembangunan Giri Maju yang lebih maju.

Selanjutnya Dinas Koperasi & UKM, Rafaan menyampaikan pihaknya juga memiliki bidang –  bidang promosi sesuai dengan program yand ada, di mana Dinas Koperasi tentunya akan siap bukan saja memasarkan hasil KWT  yang berbentuk produk makanan yang siap di pasarkan, tapi siap membimbing dan memberi pelatihan dan membantu atau mendampingi bagaimana mempromosikan produk-produk, baik secara offline maupun juga secara online.

“Pelatihan dan bimbingan bagaimana memasarkan produk, menggunakan media sosial toko online dan media lainnya, termasuk tentang mutu dan kemasan,” Terang Rafaan.

Rafaan menyampaikan, tentunya Dinas Koperasi & UKM akan bersinergi bersama Dinas Pertanian Hortikultura dan Peternakan termasuk juga Dinas Ketahanan Pangan serta Pemberdayaan Masyarakat Perempuan KB. “Tentu kita akan saling sinergisitas saling berkolaborasi, dengan tujuan meningkatkan  perekonomian masyarakat Giri Maju, kita berharap hadirnya Kelompok Wanita Tani di Giri Maju tentu juga berperan aktif meningkatkan perekonomian keluarganya, di sini kita siap membantu dalam memberikan pendampingan dan arahan maupun pelatihan bahkan bantuan melalui UMKM,” Terang Rafaan. [Zoelnasti]

Pos terkait