Perancis Perpanjang Masa Darurat Kesehatan Hingga 24 Juli Mendatang

Foto Mentri Kesehatan dan Mentri Dalam Negeri Perancis (AFP)

Barometernews.id | Paris, – Pemerintah Prancis kemarin mengatakan darurat kesehatan akan diperpanjang selama dua bulan lagi untuk memastikan bahwa pendekatan penanganan COVID-19 dilanjutkan setelah beberapa jam malam ditarik.

Menteri Kesehatan Olivier Veran mengatakan pendekatan itu, termasuk semua orang yang memasuki Prancis, baik penduduk setempat maupun orang asing, harus dikarantina selama dua minggu.

Bacaan Lainnya

“Ini mencakup warga Prancis yang berada di luar negeri dan ingin kembali,” Katanya dalam konferensi pers.

Namun, dia tidak mengatakan apakah keputusan yang berbeda akan dibuat untuk wisatawan sesuai dengan negara asal mereka.

Namun, kata dia, siapa pun yang datang dari luar negeri dan terinfeksi virus ini dikenai kewajiban karantina.

Mereka yang menunjukkan gejala infeksi selama pengasingan, juga perlu menjalani karantina.

Detail tentang langkah ini diharapkan akan dirilis dalam waktu dekat.

Veran mengatakan orang yang terinfeksi yang sudah tinggal di Prancis tidak akan dipaksa ke pengasingan atau perawatan, karena pemerintah percaya pada sikap yang bertanggung jawab dari orang-orang di negara itu.

Katanya begitu disetujui, masa darurat akan diperpanjang hingga 24 Juli mendatang. [AFP]

Pos terkait