Petugas Gabungan Beri Sanksi ke 13 Pelanggar PSBB di Pasar Induk Kramat Jati

Foto Dok. Satpol PP Kecamatan Kramat Jati

Barometernews.id | Jakarta, – Sebanyak 40 Petugas Gabungan melakukan penindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/06). Ini dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 Pasal 8 kepada masyarakat yang beraktifitas di luar rumah tanpa masker.

Camat Kramat Jati, Eka Darmawan, menyampaikan, penindakan pelanggar PSBB masa transisi di Pasar Induk Kramat Jati berjumlah 13 orang.

Bacaan Lainnya

“2 orang memilih dikenakan sanksi denda administrasi  Rp100.000 dan 11 orang memilih kerja sosial membersihkan lingkungan setempat,” Ujar Eka.

Ia mengimbau agar masyarkat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah agar pandemi COVID-19 ini segera berakhir. Jika tidak mematuhi aturan, pihak Satpol PP akan melakukan penindakan sebagai efek jera.

“Kami terus perketat pengawasan di Pasar Induk Kramat Jati sesuai arahan dari bapak Wali Kota Jakarta Timur. Saya melihat sudah mengalami penurunan jumlah pelanggar, semoga dengan adanya pengawasan dari anggota Satpol PP, Polisi dan TNI warga masyarakat akan sadar dengan kesehatan untuk dirinya dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah,” Pungkasnya.

Sementara itu, Komandan Satpol PP Kecamatan Kramat Jati, Ali Amril, menambahkan, pihaknya terus memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan untuk tetap mentaati protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker bagi para pengendara roda dua dan empat, jaga jarak fisik, dan sosialisasi larangan ke luar kota demi menekan angka kasus penyebaran COVID-19.

“Kami akan terus perketat pengawasan sesuai arahan perintah pimpinan,” Pungkas Ali. [Kominfotok JT/JS]

Pos terkait