Petugas Segel Toko dan Sanksi Pelanggar PSBB di Jalan Raya Lapangan Tembak

Foto Dok. Kecamatan Ciracas

Barometernews.id | Jakarta, – Petugas gabungan Kecamatan Ciracas memperketat pengawasan dalam rangka kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase ketiga. Pengawasan dilakukan di check point Jalan Raya Lapangan Tembak, Arundina, yang berada di Kelurahan Cibubur dan Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (31/05).

Sebanyak 40 petugas gabungan dikerahkan dalam kegiatan PSBB tersebut. Diantaranya terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP Kecamatan Ciracas, Satpol PP Kelurahan Cibubur, Satpol PP Kelurahan Kelapa Dua Wetan dan Dinas Perhubungan Kecamatan Ciracas.

Bacaan Lainnya

Wakil Camat Ciracas, Rudy Syahrul mengatakan, ditemukan sebanyak 38 pelanggar. Diantaranya, 29 pelanggar dikenakan kerja sosial, dan 9 orang dikenakan sanksi administrasi Rp100.000.

“Semua pelanggar tidak memakai masker saat berkendara,” Ujar Rudy.

Dalam kegiatan ini, bukan hanya pelanggar bagi kendaraan bermotor saja tetapi petugas juga memberikan sanksi surat peringatan dengan materai kepada pemilik usaha yang buka pada masa PSBB di wilayah DKI Jakarta.

Petugas pun akhirnya menyegel tempat usaha tersebut. Tercatat, ada 8 tempat usaha yang disegel diantaranya 5 toko meubel, 1 toko elektronik, 1 toko sepatu dan 1 toko pakaian.

“Ternyata masih banyak warga yang tidak mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saya apresiasi seluruh petugas yang melakukan kegiatan PSBB hari ini,” Tambahnya.

Rudy berharap agar petugas tetap semangat dalam penindakan PSBB di wilayah Kecamatan Ciracas hingga masa berakhir pada 4 Juni 2020. Ia pun berharap agad warga dapat normal beraktivitas kembali, jika warga patuh dan mendukung semua peraturan.

“Diharapkan warga pakai masker saat keluar rumah, hindari kerumunan dan jaga jarak fisik, serta tetap di rumah sayangi diri anda dan keluarga dari bahaya virus corona,” Pungkasnya. [Kominfotik JT/JS]

Pos terkait