Pogba Pensiun Untuk Mewakili Prancis?

Foto Dok. Pogba dikatakan tidak ingin lagi bermain dengan Prancis menyusul pidato Macron yang mengklaim bahwa Islam adalah sumber kekerasan.

Barometernews.id | London, – Paul Pogba dilaporkan telah pensiun dari skuad nasional Prancis menyusul komentar yang dibuat oleh presiden negara itu, Emmanuel Macron, yang mengklaim Islam sebagai sumber terorisme internasional.

Bintang Manchester United yang sensasional itu disebut-sebut telah membuat keputusan itu menyusul pidato yang dibuat oleh pemimpin negaranya, Jumat lalu.

Bacaan Lainnya

Bahkan, keputusan pemerintah Prancis memberikan penghargaan kepada guru-guru yang memutar film kartun yang diklaim oleh Nabi Muhammad SAW juga disebut-sebut menjadi salah satu faktor Pogba mengambil keputusan tersebut.

Kabar ini menurut laporan beberapa kantor berita di Timur Tengah namun belum ada konfirmasi baik dari pemain berusia 27 tahun itu maupun dari Asosiasi Sepak Bola Prancis.

Keputusan Pogba muncul di tengah kontroversi setelah seorang guru, Samuel Paty, 47, dipenggal kepalanya setelah diserang dalam perjalanan pulang dari sekolah tempat dia mengajar di dekat Conflans-Sainte-Honorine, 40 kilometer barat laut Paris.

Paty dianugerahi Legiun Prancis d’honneur, penghargaan tertinggi bagi bangsa Prancis sebagai penghargaan untuk dirinya sendiri yang dianggap meninggal karena mencoba menjelaskan pentingnya kebebasan berbicara.

Macron menggambarkan pembunuhannya sebagai serangan teroris Islam yang merenggut nyawa gurunya.

Laporan bahwa Pogba memutuskan untuk keluar dari skuad nasional diposting di situs web olahraga Arab 195sports.com.

Pogba dikatakan telah mempertimbangkan keputusan untuk menghadiahkan guru tersebut sebagai penghinaan terhadap dirinya sendiri dan penduduk Muslim di Prancis yang melihat Islam sebagai agama terbesar kedua di negara itu setelah Kristen. [Agensi]

Pos terkait