POSNU Apresiasi Komitmen Dinkes Kabupaten Grobogan Dalam Menekan Penyebaran Kasus TBC

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Grobogan, – Poros Sahabat Nusantara (POSNU) mengapresiasi Dinkes dalam langkah serta kebijakan dalam menekan penyebaran kasus TBC, hal itu disampaikan pada saat melakukan pertemuan audiensi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Kamis (17/12).

Audiensi dilakukan di ruang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan.

Bacaan Lainnya

Ketua POSNU Grobogan, Tunggul Saka Adiddya, ST,MM. atau disapa Adit bersama Sekretaris Rinduwan, S.Pd dan Bendahara Harun, S.Pd.,M.Pd mengatakan audiensi yang dilakukannya tersebut sebagai wujud komitmen pendirian POSNU terkait eliminasi TBC yang masih menjadi penyakit mematikan di Dunia dan di Indonesia masih Negara tertinggi menempati urutan ketiga kasus TBC di Dunia setelah India, dan Tiongkok  estimasi kasus TBC di Indonesia mencapai 845.000 jiwa. Sementara, yang telah ditemukan sekitar 69 persen atau sekitar 540.000 jiwa, terlebih Terlebih lagi, berdasarkan data Global TB Report 2019, ada 11 orang di Indonesia meninggal setiap 1 jam akibat TBC.

Hal ini menjadi keseriusan kami dari POSNU untuk mengawal karena mengingat Indonesia punya target eliminasi TBC di 2030, maka peran pemerintah dan organisasi berbasis kemasyarakat untuk Bersama-sama mencapai hal itu terlebih saat Pendemi Covid19, Presiden Joko Widodo berkomitmen agar penanganan TBC bisa dilakukan serupa dengan COVID-19, di mana berfokus pada tindakan pencegahan dengan pelacakan yang agresif untuk menemukan penderita TBC yang belum ditemukan dan belum terlaporkan.

Maka hal tersebut menjadi dasar kami di daerah Kab.Grobogan sejalan dengan komitmen Pemerintah Pusat maupun Daerah, kami di POSNU melakukan kajian dan berdiskusi terkait langkah konkret Kepala Dinas Kesehatan Bapak dr.Slamet Widodo, dalam menekan penyebaran kasus TBC dengan melatih dan kader di setiap Desa dengan memberi nama Desa Sehat Bebas TBC (SAHABAT) hal tersebut sejalan dengan POSNU dalam pendirian dan nama sahabat dalam aktualisasinya merangkul sahabat-sahabat untuk terlibat dan aktif dalam eliminasi TBC kususnya dalam hal ini di Kab. Grobogan, kami menjadi mitra aktif Pemerintah Daerah dalam mengontrol serta aktif bersama melakukan pelacakan, penemuan kasus hingga pendampingan pasien sampai sembuh seperti slogan TOSS TBC (Temukan Obati Sampai Sembuh) harapannya bisa mencapai tahap kebijakan yang dikeluarkan Pemda Grobogan.

Hal ini disambut baik oleh Kepala Dinkes Kab. Grobogan Bapak dr. Slamet Widodo, dalam meminta peran aktif dari POSNU dalam pelacakan penemuan kasus TBC mungkin masih banyak yang belum ditemukan jumlah kasus yang sebenarnya hingga September tahun ini, tercatat 905 kasus TBC dengan kematian 1,62 persen serta masih tinggi kasus yang belum ditemukan serta meminta keterlibatan lintas sektor dalam Penanggulangan TBC di Grobogan, karena ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk bisa meyukseskan eliminasi TBC, dalam penutup pembicaraannya beliau selalu mendukung serta mengawal langkah POSNU dalam program dan kegiatan TBC di Kabupaten Grobogan. [TSA]

Pos terkait