Proses Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Dasar Budi Setia Ophir Selama Pandemi Berjalan Lancar

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Pasbar, – Proses belajar mengajar tatap muka di Sekolah Dasar Budi Setia Ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo  Kabupaten Pasaman Barat, selama situasi pandemi berjalan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pihak sekolah sudah mempersiapkan sarana penunjang, demi kelangsungan proses belajar mengajar (PBM).

Foto Dokumentasi

Kepala Sekolah SD Budi Setia Ophir, Fatmi Ningsih, S.Pd mengatakan, proses belajar mengajar tatap muka secara terbatas sudah berjalan sejak tahun ajaran baru kemarin. Para orang tua dan siswa sangat antusias dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti, penggunaan  masker dan sarana sanitasi yang layak seperti tempat cuci tangan, juga telah tersedia di sejumlah lokasi sekolah.

Bacaan Lainnya

“Setiap ruangan belajar di sediakan tempat cuci tangan dan jarak antara tempat duduk siswa siswi sudah diatur,” Ujarnya kepada awak media Rabu (28/07).

Fatmi Ningsih menambahkan, beberapa orang tua siswa siswi meminta agar proses belajar mengajar terbatas bisa dilaksanakan setiap hari. Namun, sesuai aturan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Barat, proses belajar tatap muka terbatas  di bagi menjadi 2 (dua) shift dengan  memberi pelajaran secara online kepada siswa yang berada di rumah.

“Proses belajar mengajar tatap muka kita membagi 2 (dua) shift, untuk siswa siswi yang berada di rumah kita berikan materi pelajaran secara online,” Terangnya.

Sementara itu salah seorang siswa, Nobel Golden berharap proses belajar tatap muka terbatas ini bisa tetap bisa dipertahankan. Dirinya menilai, proses belajar secara daring sulit untuk di pahami, terutama mata pelajaran matematika dan praktek  sangat sulit di pahami apabila tidak dijelaskan oleh guru yang bersangkutan.

“Kami berharap proses belajar tatap muka ini bisa dipertahankan demi kelangsungan pendidikan. Kalau belajar di rumah secara  daring sulit saya memahami, harapan kami seterusnya bisa belajar di sekolah,” Ucap Nobel

Dirinya mengaku, sangat  senang dengan belajar tatap muka, meski harus belajar  di bagi menjadi membagi 2 (dua) shift dengan jumlah siswa siswi terbatas. Mereka juga membawa bekal dari rumah serta mematuhi protokol kesehatan selama berada di Sekolah.

“Selama proses belajar tatap muka di sekolah, kami siap mematuhi protokol kesehatan, dan berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” Harapnya mengakhiri. [Wisnu Utama]

Pos terkait