Sebuah Harapan di Awal Tahun Hijriyah

Foto Ilustrasi

Oleh: Misno bin Mohamad Djahri

Satu hari melalui bulan Muharam 144 Hijriyah, ada banyak peristiwa yang harus dituliskan dalam lembaran kehidupan. Banyak juga peristiwa di luar sana yang harus diabadikan dalam setiap tulisan, agar menjadi sejarah dan tanggungjawab sosial sebagai sesama insan. Ya… begitu banyak permasalahan yang ada dalam internal diri dan eksternal yang akan menjadi sejarah dalam perjalanan insan. Harapan apa saja yang akan diwujudkan di masa-masa yang akan datang?

Bacaan Lainnya

Menjadi lebih baik adalah hal mudah diucapkan dan dituliskan namun tentu saja tantangan di hadapan akan menghadang. Menjadi lebih baik dalam banyak hal, dari mulai perbaikan diri hingga lebih produktif lagi dalam menulis agar bermanfaat untuk umat. Minimal ada dua hal yang harus terus diperbaiki, perbaikan secara internal dan eksternal. Secara internal perbaikan diri dilakukan secara berkesinambungan, sedangkan secara ekternal adalah perbaikan terkait dengan muamalah (interaksi) dengan sesama insan.

Menjadi lebih baik secara pribadi meliputi lebih mawas diri dan terus memperbaiki diri dari sisi aqidah, ibadah dan muamalah. Keyakinan yang harus terus ditanamkan dalam diri mengenai hakikat dari hadirnya kita di alam dunia, sehingga akan menjadikan ianya lebih bermakna. Terus merenungi segala kekuasaanNya yang selama ini begitu istimewa hingga semua hal bisa dirasa. Perbaikan ibadah yang selama ini masih terasa kurang khususnya amalan-amalan sunnah, harus terus ditingkatkan agar selaras antara ilmu dan amal. Bidang muamalah terkait dengan interaksi dengan sesama insan, di mana harus lebih memahami berbagai karakter dari manusia. Terlalu banyak manusia yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, bahkan walaupun kita berbuat baik kepada mereka faktanya lebih banyak yang tidak suka, dengki dan merasa tersaingi oleh kita. Maka bersabar dan terus mendoakan mereka adalah jalan utama, serta berusaha sesuai kemampuan untuk memperbaiki setiap penyimpangan yang ada.

Perbaikan secara eksternal akan dilakukan dengan secara perlahan memperbaiki hubungan dengan semua insan. Memahami keadaan setiap orang dan lebih peduli dengan setiap persoalan yang dihadapi oleh umat, masyarakat bangsa dan negara. Hal ini bisa dilakukan melalui interaksi langsung atau secara digital. Membuat sebuah tulisan atau video yang berisi perjuangan menyampaikan kebaikan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan. Bukan merasa lebih baik baik tapi berusaha untuk menjadi baik dan memberi manfaat kepada umat. Target penulisan 300 buku sudah ada di depan mata, jika ditingkatkan menjadi 500 buku tentu bukan hal sulit untuk dilakukan. Sementara artikel di website harus terus dituliskan, ia akan menjadi saksi sejarah yang semoga akan bernilai ibadah. Lebih dari itu adalah memberikan hal terbaik untuk agama, bangsa dan negara yang merupakan cita-cita sejak sekolah dasar.

Semoga memasuki tahun baru hijriyah ini kita semua akan terus lebih baik secara personal dan sosial sehingga akan memberikan manfaat yang lebih banyak bagi umat, masyarakat dan semesta raya. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin. Ahad, 31 Juli 2022/02 Muharam 144 H. []

Pos terkait