Sekda dan Kadis Kesehatan Kabupaten Pasbar : Tak Ada Efek Samping Setelah Vaksinasi Covid-19

Foto Dokumentasi

Barometernews.id |Pasbar, – Sekda kabupaten Pasbar, Yudesri dan Kadis kesehatan Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat, Jon Ardi menceritakan tentang pengalaman usai disuntik vaksin Covid-19 pada hari ini Selasa (02/02) di Aula Kantor Bupati, menurutnya tidak ada efek samping yang dirasakan usai jalani imunisasi, vaksinasi virus corona itu.

Foto Dokumentasi

Seperti halnya yang dialami oleh Sekda Kab. Pasbar, Yudesri dan Kadis Kesehatan, dr. Jon Ardi, saat dihubungi seusai di vaksin, mereka mengaku tidak mengalami gejala apapun setelah jalani suntik vaksin Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah tidak merasakan efek samping apapun, hari ini kondisi tetap bugar,” Ujar Yudesri saat dihubungi KopiPagi PASBAR, Selasa (02/02) di Kantor Bupati.

Diterangkannya, dirinya sama sekali tidak mengalami efek samping yang begitu berarti selain sedikit mengantuk.

“Efek samping yang dirasakan tidak begitu terasa, selain sedikit mengantuk,” sebut Yudesri.

Menurutnya, efek samping yang timbul usai menjalani vaksin Covid-19 sangat minimal. Bahkan, katanya bisa dikatakan tidak ada efek samping sama sekali.

“Kawan-kawan yang ikut imunisasi tadi juga bercerita tidak mengalami efek apapun usai disuntik vaksin,” Ucapnya.

Menurutnya vaksinisasi ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu rakyat menghadapi COVID-19. Ditambahkannya, hari ini Pemkab Pasbar mencanangkan vaksinisasi COVID-19.

“Selain terhadap 10 orang pejabat esensial tadi, hari ini juga dilakukan vaksinisasi kepada 1.830 orang tenaga kesehatan yang tersebar di 20 puskesmas dan di rumah sakit serta klinik yang ada,” Terang Yudesri.

Sementara Kadis Kesehatan, Jon Ardi menjelaskan, vaksinasi Covid-19 sangat perlu dilakukan dalam rangka meminimalisir dampak Covid-19. Untuk itu, pihaknya menganjurkan masyarakat untuk turut jalani vaksinasi.

“Jika sudah divaksin, maka tubuh kita akan memiliki kekebalan, sehingga akibat yang dirasakan jika terkena Covid-19 tidak akan fatal,” Terang Jon.

Meski sudah mendapatkan vaksin, tukasnya, sasaran atau yang bersangkutan harus tetap menjalani protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah.

Ditambahkannya, sebanyak 10 Pejabat esensial yang telah menjalani vaksinasi hari ini semua berlangsung aman dan terkendali.

Ke depannya sekitar bulan Maret Pemkab melalui Tim Medis Gusgas Dinkes akan melakukan Vaksinasi Covid-19 khusus buat masyarakat.

“Kemungkinan berapa jumlah warga masyarakat yang akan divaksin kita belum mengetahui jumlah pastinya, namun tidak semuanya yang akan divaksinasi, regulasinya kita masih menunggu, karena ada beberapa kereteria yang akan kita tinggu, seperti kategori usia, kesehatan dan lainnya, demikian juga bagi ibu hamil dan mereka yang pernah terkonfirmasi Covid-19,” Terang Jon Ardi. [Zoelnasti]

Pos terkait