Selain Satu Paket Besar Sabu, Satresnarkoba Amankan 2 Pucuk Senjata Jenis Shoft Gun

Foto Dok. Wakapolres (tengah) saat memperlihatkan bb.

Barometernews.id | Pasbar, – Kepolisian Resort Kabupaten Pasaman Barat Sumbar pada Senin, 8 Februari 2021 sekitar pukul 19.30 wib kemarin, bertempat didalam rumah milik tersangka ASYANDRI Pgl BUJANG berhasil menangkap 4 orang yang diduga tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan selama ini mereka merupakan Target Operasi (TO) dari Polres Pasbar.

“Penangkapan terhadap ke empat pelaku ini berlangsung di rumah salah seorang tersangka yang berlokasi di Jorong Siduampan, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasbar tanpa perlawanan,” Jelas Wakapolres.

Bacaan Lainnya
Foto Dokumentasi

Ke empat pelaku tersebut adalah, ASYANDRI Pgl. BUJANG (42) alamat Sayur maincat Jorong Koto Pinang Ngaari Ujung Gading Kec. Lembah Melintang  Kab Pasaman Barat, RAGIL PUTRA WICAKSONO Pgl.RAGIL (26) alamat Jorong Air Balam Nagari Parit Kec. Koto Balingka Kab. Pasaman Barat dan MARDANI Pgl DANI (31) alamat Jorong Air Balam Nagari Parik Kec. Koto Blingka Kab. Pasaman Barat serta KEVIN OKTAVILARA (20) alamat Jorong Air Balam Nagari Parik Kec Koto Balingka Kab. Pasbar.

Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku A dan R ditetapkan sebagai tersangka karena penyidik sudah memperoleh bukti yang cukup, sedangkan K dan M sedang dalam penyelidikan lebih lanjut.

Demikian antara lain diterangkan oleh Kapolres Pasbar, AKBP Sugeng Hariyadi melalui Wakapolres, Kompol. Abdus Syukur

felani, S. IK, saat memimpin acara pers release yang didampingi Kasat Narkoba, AKP. Eriyanto dan Kasubag Humas, AKP. Defrizal serta Kbo Narkoba juga Kanit 1 Satresnarkoba Polres Pasbar di Aula Mako Polres Pasbar Rabu, (10/02/2021), atas penangkapan empat orang yang diduga sebagai tersangka pengedar narkoba jenis sabu tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara, menurut Abdus Syukur pelaku diduga mendapatkan barang haram tersebut dari jaringan lapas Bukittinggi.

Pelaku A juga diduga merupakan salah satu pengedar lintas Sumatera Barat dan juga merupakan TO dari Polda Sumbar.

Waka Polres menjelaskan, semua pelaku serta barang bukti yang berhasil diamankan di rumah pelaku A tersebut, selain berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa satu paket besar diduga Narkotika jenis Shabu dibungkus plastik bening dibalut dengan kertas tisue di dalam kantong plastik warna hitam di dalam kotak parfum warna putih.

Satu buah tas sandang warna hitam merek Prolic 1112.0 yang di dalamnya terdapat :

a. Lima belas paket sedang Narkotika golongan I jenis Shabu yang dibungkus plastik warna bening di dalam plastik warna bening,

b. Satu karet gelang warna merah dibungkus plastik warna bening,

c. Satu unit handphone merek Samsung Duos warn hitam,

d. Satu unit handphone Samsung Duos warna merah,

e. Dua buah gunting warna ping dan hitam,

f.  Delapan buah mancis, satu unit handphone merk Oppo A71 warna putih silver, satu unit handphone merek Samsung warna hitam, satu pucuk senjata Airsoftgun merek KWC Madein Taiwan No 3104 2529 model FN warna hitam, satu pucuk senjata Airsoftgun merek WG Nomor 13B60901 model Revolver warna hitam dan empat peluru air softgun.

“Selain BB narkoba jenis sabu dengan satu paket besar dan 15 paket sedang, dengan total berat sabu diperkirakan sebesar 200 gram tersebut, ternyata ada juga berhasil kita amankan 2 pucuk senjata jenis shoft gun,” Kata Syukur.

Diterangkannya, penangkapan ke empat pelaku dalam waktu yang  bersamaan pada Senin (08/02), berawal dari informasi yang diberikan masyarakat tentang peredaran narkoba oleh A yang diduga bertindak sebagai bandar sabu lintas Sumbar itu.

“Operasi penangkapannya langsung dipimpin oleh Kasat Narkoba Polres Pasbar, AKP. Eriyanto, kita berhasil mengamankan empat orang pelaku yang berinisial A (42), R (26), K (20) dan M (31), semua pelaku ditangkap di rumah tersangka A alias B tanpa perlawanan,” Jelas Syukur.

Ditambahkan Syukur lagi, atas tindakan mereka tersebut, para pelaku dapat di jerat dengan pasal 114 ayat (2) Yo Pasal 112 ayat (2) Yo Pasal 132 ayat (1) undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancam kurungan minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun serta denda paling banyak Rp. 10.000.000.000,- rupiah.

Kapolres Pasbar, AKBP Sugeng Hariyadi melalui Wakapolres, kompol Abdus Syukur felani, S. IK, yang didampingi Kasat Narkoba, AKP. Eriyanto dan Kasubag Humas, AKP. Defrizal pada kesempatan tersebut mengimbau kepada masyarakat untuk terlibat aktif dalam memerangi narkoba, karena tanpa ada dukungan masyarakat peredaran narkoba sangat sulit diberantas.

“Kita juga mengimbau masyarakat untuk selalu membantu tugas kepolisian dengan memberikan informasi apabila ada aktivitas mencurigakan, terutama peredaran narkoba yang terjadi di sekitar lingkungannya masing-masing,” Ujarnya. [Zoelnasti]

Pos terkait