SEMA IAIN Takengon Dilantik

Dok/Sumardi

Barometernews.id | Aceh Tengah, Pelantikan pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) dilaksanakan di Aula Biro IAIN Takengon, Rabu, 15 April 2020.

Pelantikan dilakukan secara sederhana yang dihadiri oleh Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan dan alumni ( Bapak Ramdansyah Fitrah M.Si), salah satu staf Kasubag Akademik dan kemahasiswaan (Bapak Muhammad Al-Akhyar Buchari M.A),

SEMA Demisioner 2 orang dan SEMA terpilih diwakili oleh 3 orang dengan catatan tetap jaga jarak dimana hal ini dilakukan karena Mengingat situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Acara berlangsung dengan khidmat dan sederhana. Adapun susunan acaranya adalah pembacaan Kalam ilahi, kata sambutan, pembacaan surat keputusan Senat Mahasiswa oleh Muhammad Al-Akhyar Buchari M.A,

Pembacaan Ikrar sumpah jabatan yang dipandu oleh Ramdansyah Fitrah M.Si selaku Wakil ketua III Bidang kemahasiswaan, serta penyerahan Bendera secara simbolis oleh ketua SEMA Demisioner 2019 Saudari Anis adhia Epitawari kepada SEMA terpilih 2020, kemudian acara ditutup dengan pembacaan doa.

Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan dan alumni Ramdansyah Fitra, M.Si menyampaikan bahwa seharusnya pelantikan hari ini dilakukan oleh Rektor IAIN Takengon sendiri akan tetapi karena ada suatu dan lain hal sehingga beliau tidak dapat berhadir dan beliau menyampaikan permohonan maaf serta pelantikan ini diwakilkan kepada saya

“Saya mewakili seluruh civitas akademik IAIN Takengon menyampaikan semoga SEMA 2020 bisa menjadi lembaga legislatif sebagaimana mestinya dan menjadi wadah mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi,” harap Ramdhan

Ketua SEMA terpilih 2020, Maulidaini menyampaikan bahwa SK sudah berlaku sejak bulan Januari, tapi karena belum dilantik membuat SEMA Belum bisa bergerak karena akan menyalahi aturan yang berlaku.

“Walaupun sebelumnya pelantikan ini sempat tertunda, Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” tuturnya

“Untuk kengurusan SEMA 2020 ada 12 orang dimana setiap orangnya adalah perwakilan dari setiap program studi yang ada di STAIN Gajah Putih yang kini beralih menjadi IAIN Takengon”, terang Mahasiswa Prodi PAI IAIN Takengon ini. (Sumardi)

Pos terkait