Seorang Pria Ditemukan Tewas di Ruangan Garin Mesjid Babussalam Simpang Tiga

  • Whatsapp
Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Pasbar, – Seorang pria ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Ruangan Garin Mesjid Babussalam Jorong Simpang Tiga, Nagari  Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, pada hari Senin (05/07) sekitar pukul 13.40 WIB.

Foto Dokumentasi

Korban berinisial IS (50) merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Pakistan sesuai dengan identitas yang beralamat di Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Hariyadi, S.IK melalui Kapolsek Pasaman Iptu Rosminarti, SH mengatakan, Korban ditemukan pertama kali oleh masyarakat yang akan melaksanakan sholat Dzuhur di Mesjid Babussalam Jorong Simpang Tiga Mencium aroma busuk yang berasal dari dalam kamar Garin Mesjid, dan kecurigaan masyarakat bertambah yang biasanya Saksi ketika melaksanakan Sholat Dzuhur sering melihat Korban membersihkan ruangan Mesjid tersebut, ditambah lagi dengan adanya sandal korban yang terletak di depan pintu ruangan garin mesjid.

“Korban ditemukan oleh saksi di ruangan garin mesjid dalam keadaan tidak bernyawa dan sudah membusuk,” Ujarnya

Ia menambahkan, melihat kejadian tersebut Saksi mata langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Koto Baru, Bripka Wahyul Azizwan dan langsung menghubungi penjagaan Polsek Pasaman. Kemudian Kapospol Sasak, Aiptu Maijon beserta anggota piket SPK dan piket Reskrim Polsek Pasaman di dampingi piket reskrim Polres Pasaman Barat langsung mendatangi TKP penemuan mayat tersebut.

“Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat dengan menggunakan mobil Ambulance untuk dilakukan visum luar,” Jelasnya

Iptu Rosminarti menjelaskan, korban diketahui tuna runggu wicara yang sehari-hari sering membantu membersihkan mesjid, dan menurut keterangan dari masyarakat pada hari Sabtu (3/7/2021) masih terlihat dan melakukan komunikasi dengan keluhan sakit perut. Kemudian korban dilakukan visum oleh pihak RSUD Pasaman Barat, dan adanya Surat Pernyataan dari pihak keluarga untuk tidak dilakukan otopsi.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dan menurut keterangannya korban memang menderita sakit,” Pungkas Iptu Rosminarti. [Wisnu Utama]

Pos terkait