Siswa SMA Sukma Bangsa Pidie Gelar Community Service di Pidie Jaya

Ist

Barometernews.id | Meureudu, Sebanyak 73 siswa Sukma Bangsa Pidie melakukan kegiatan pengabdian sosial masyarakat yang berlokasi di Gampong Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (13/01).

Kegiatan pengabdian/pelayanan kepada masyarakat yang oleh Sekolah Sukma diistilahkan dengan Community Service ini merupakan salah satu syarat bagi siswa yang akan menyelesaikan pendidikannya di SMA Sukma Bangsa Pidie.

Bacaan Lainnya
Ist

Dalam kegiatan ini siswa yang terjun ke masyarakat terbagi dalam beberapa kelompok dan datang secara bergelombang dengan membawa beberapa program pelayanannya. Seperti program recycle sampah plastik, yaitu mengolah sampah plastik menjadi suatu produk yang baru, mengajarkan kesenian, memberikan bimbingan belajar dan berbagai  macam program unik lainnya.

Ist

Muhammad Syawal, selaku ketua pelaksana kegiatan, mengatakan program Community Service ini tidak jauh beda dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan mahasiswa. Hanya saja durasi aktivitasnya dalam masyarakat tidak sampai satu bulan, melainkan hanya 1-2 pekan saja.

“Kali ini Community Service hanya dilaksanakan selama 6 hari, dimulai dari hari jumat pekan lalu dan berakhir pada jumat nanti, di mana siswa terbagi kedalam 6 kelompok,” Ujar Muhammad Syawal, yang juga berada di lokasi kegiatan.

Ist

Ia juga menambahkan, kegiatan ini berpusat di Balee Beut (Balai Pengajian) Al Kautsar Meunasah Baroh Gampong Ulee Gle, atau lebih dikenal oleh masyarakat sekitar Rumoh Nek Yah.

Community Service menjadi bagian dalam mencapai tujuan pembelajaran siswa di Sekolah Sukma, yakni memiliki keterampilan hidup, memiliki kecakapan sosial dengan sikapnya yang terbuka dan toleran, serta dapat menerapkan pengetahuannya selama di sekolah dalam menghadapi situasi yang berbeda di masyarakat.

“Alhamdulillah, masyarakat Gampong Ulee Gle sangat senang menerima kedatangan siswa Sukma, bahkan mereka meminta waktu yang lebih lama untuk siswa tinggal di sini,” Jelas Muhammad Syawal. [Red/Syw]

Pos terkait