Sudin Nakertransgi Jaksel Tindak 43 Perkantoran Langgar Prokes di Jaksel

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Suku Dinas (Sudin) Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Kota Administrasi Jakarta Selatan  (Jaksel), menindak puluhan perkantoran karena tidak mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Sanksi teguran tertulis hingga penutupan operasional sementara terhitung sejak 11 Januari hingga 21 Februari 2022. Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Selatan Sudrajat menuturkan, sanksi yang dikenakan di antaranya 29 perkantoran mendapat teguran tertulis, dan sisanya penutupan operasional hingga beberapa hari.

“Pelanggaran terbanyak yang ditemukan saat tim pengawasan Sudin Nakertrans dan Energi Jakarta Selatan bersama stakeholder terkait, yakni perkantoran yang tidak memasang barcode Peduli Lindungi. Selain itu, pelanggaran lainnya adalah tidak ada pakta integritas, juga pegawai perkantoran  kategori non esensial tidak menerapkan pola kerja 50 persen bekerja di kantor sesuai aturan PPKM level 3,” Jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sudrajat menambahkan, pihaknya tidak pandang bulu menjatuhkan sanksi kepada pengelola perkantoran di Jakarta Selatan yang masih tidak mematuhi protokol kesehatan selama PPKM level 3. “Pengelola gedung perkantoran beralasan sulit mengurus pembuatan barcode PeduliLindungi untuk menghindari sanksi, tapi Sudin Nakertrans dan Energi Jakarta Selatan tetap menjatuhi sanksi teguran. Bila masih tidak memasang, sanksi tegas lainnya akan dikenakan,” Tambahnya. [Kominfotik JS]

Pos terkait