Tandatangani BAPFP, Pemkot Jakarta Timur Perhatikan Pengusaha Skala Kecil

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Hendra Hidayat, bersama Direktur PT. Archipelago Property Development, Hadrianus Wahyu melakukan penandatanganan Berita Acara Penelitian Fisik Penyediaan (BAPFP), di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Blok A Lantai II, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (25/06).

Hendra menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi kewajiban PT. Archipelago Property Development yang harus dipenuhi. Hal tersebut sesuai Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) Nomor 014/J.1/31/-1.711.32/2018 tanggal 17 Mei Tahun 2018 dan Surat Perjanjian Pemenuhan Kewajiban PT. Archipelago Property Development.

Bacaan Lainnya

Adapun kewajiban yang harus dipenuhi yaitu penyediaan ruang tempat usaha bagi Golongan Usaha Skala Kecil (GUSK), sumur resapan dan/atau kolam resapan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), lahan untuk bangunan sarana dan prasarana pemilahan sampah yang ramah lingkungan.

Selanjutnya, kewajiban membuat analisa dampak lalu lintas, penerapan konsep Zero Run Off untuk pengendalian air hujan pembangunan, membuat instalasi pengelolaan air limbah yang ramah (Amdal atau UKL/UPL), dan melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hendra mengatakan, dari beberapa kewajiban yang harus dipenuhi tersebut, pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memiliki perhatian khusus terhadap penyediaan ruang tempat usaha bagi Golongan Usaha Skala Kecil (GUSK).

“Kami sampaikan tadi kepada pihak PT. Archipelago Property Development untuk bisa menyediakan atau menampung para pengusaha lokal dalam sekala kecil, termasuk kaum difabel. Terutama para tuna netra yang memiliki kemampuan berjualan bisa diberikan tempat untuk berjualan dan Alhamdulillah tempatnya sudah disipakan,” Papar Hendra.

Sementara itu, Hadrianus Wahyu selaku Direktur PT. Archipelago Property Development, mengatakan, pihaknya telah melakukan paparan terkait dengan kewajiban dan persyaratan teknis yang harus dipenuhi sebelum melakukan kegiatan operasional. Perusahannya akan membangun usaha gerai IKEA di Jalan Kayu Tinggi/Jalan Tambun Rengas, Kecamatan Cakung.

“Terkait dengan kewajiban Kami untuk penyediaan tempat bagi industri kecil dan menengah, Kami selalu menyediakan tempat untuk mereka dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota atau Kabupaten setempat,” Tukasnya. [Kominfotik JT/ID]

Pos terkait