Tokoh Masyarakat Ikut Dalam Pembahasan Usulan di Musrenbang Pulo Gadung

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pulo Gadung membahas hasil usulan warga dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, di Aula Bung Hatta Gedung Pascasarjana Komplek Universitas Universitas Negeri Jakarta, Jumat (19/02).

Dalam Musrenbang yang digelar sesuai protokol kesehatan ini, turut melibatkan berbagai pihak. Mulai dari Wali Kota Admnistrasi Jakarta Timur, M. Anwar, yang memimpin Musrenbang, Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Hartati Cupa, dan Wakil Camat Pulo Gadung, Agus Purwanto, hingga tokoh masyarakat seperti Prof. Dr. Sri Edi Swasono dan Prof.  Dr. Meautia Farida Hatta, serta Dewan Kota Kecamatan Pulo Gadung, Novian Herbowo, Suku Dinas terkait.

Bacaan Lainnya

Selain itu, hadir pula secara daring para Lurah se-Kecamatan Pulo Gadung, Anggota DPRD DKI Jakarta, M. Taufiq Zulkifli, RT/RW, LMK, PKK, tokoh agama, tokoh agama, dan Forum Anak Kecamatan Pulo Gadung.

Wali Kota menjelaskan, Musrenbang tahun ini Ia mengundang para tokoh masyarakat yang saat ini hadir tak tanggung-tanggung yaitu anak dari Proklamator Indonesia, Bung Hatta. Artinya, keseriusan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam menjaring aspirasi masyarakat melalui Musrenbang.

Ia mengungkapkan, perlunya peningkatan antusias warga dalam mengawal Musrenbang, sehingga pengerjaan usulan di lingkungan dapat berjalan dengan baik.

“Itu yang kita harapkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat membangun bersama-sama dalam mewujudkan Maju Kotanya Bahagia Warganya,” Ujar Wali Kota.

Adapun dalam Musrenbang Kecamatan Pulo Gadung menghasilkan 659 usulan dari 7 kelurahan dengan anggaran Rp169,6 miliar. Dari Musrenbang kali ini, usulan didominasi usulan fisik untuk dikerjakan Suku Dinas Bina Marga dan Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Timur. Wali Kota menyebutkan, dari pembahasan ini, 56 persen usulan warga dapat dikerjakan tahun 2021, khususnya penanggulangan Covid-19 dan banjir.

Alhamdulillah, usai dibahas kita bisa pastikan berbagai kegiatan perbaikan saluran dan jalan yang menjadi keluhan dan kebutuhan dari aspirasi warga dapat ditindaklanjuti tahun ini,” kata Wali Kota.

Sementara itu, tokoh masyarakat dari  Kelurahan Rawamangun, Prof. Sri Edi Swasono mengucapkan terimakasih atas upaya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam mengentaskan banjir di musim hujan. Pasalnya, dengan adanya pembangunan sumur resapan di wilayahnya dapat memberikan rasa aman dimusim penghujan.

“Tanggal 19 februari tahun lalu rumah Kami kebanjiran, tapi tahun ini Alhamdulillah, karena ada sumur resapan Kami merasa aman, tidur tenang,” Kata Edi.

Hal senada diungkapkan, tokoh masyarakat Meutia Farida Hatta, bahwa gelaran Musrenbang berjalan cukup baik dan terbuka, dengan berbagai kegiatan juga diperhatikan pada usulan warga yang menjadi kebutuhan. Terlebih, ada kegiatan yang mengangkat perberdyaan pelatihan untuk perempuan.

“Saya nilai ini bagus karena ada kegiatan keterampilan bagi pemberdayaan perempuan,” Ujar Meutia. [Kominfotik JT/AJ]

Pos terkait