Wali Kota Minta Usulan dalam Musrenbang Rawa Terate Berimbang

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, M. Anwar, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Rawa Terate tahun 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 di Aula Club House Gading Festival Sedayu City,  RW 05 Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Jumat (05/02).

Hadir pada kesempatan ini, Kepala Suku Badan dan Perekonomian dan Pembangunan (Subanpeko) Kota Administrasi Jakarta Timur, Hartati Cupa, Camat Cakung, Ahmad Salahuddin, Lurah Rawa Terate, Sukariya, para Sudin Teknis, para RT/RW, LMK, PKK, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta Dewan Kota Jakarta Timur, Hairul Hidayat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutanya Wali Kota mengatakan, Musrenbang ini merupakan rangkaian usulan warga yang dimulai dari Rembuk RW, dalam musrenbang tersebut pihaknya tetap menyoroti agar usulan penting dari masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan didahulukan.

Tercatat, sebanyak 44 usulan warga dibahas dalam musrenbang Kelurahan Rawa Terate, dengan rincian 33 usulan fisik, 8 usulan non fisik dan 3 usulan pengadaan barang, dengan total estimasi anggaran Rp11, 3 miliar.

Alhamdulillah, pada Musrenbang hari ini juga ada interaksi antara masyarakat dengan Pemerintah, ini yang diharapkan pak Gubernur,” Ujar Wali Kota.

Dengan adanya dialog antara masyarakat dan Pemerintah, diharapkan program yang dijalankan dapat bermanfaat sehingga tercapai visi dan misi Gubernur DKI Jakarta `Maju Kotanya, Bahagia Warganya`.

Wali Kota pun berharap, para ketua RT/RW nantinya dapat mengusulkan langsung kegiatan non fisik atau keterampilan. Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 ini sangat dibutuhkan keterampilan dalam meningkatkan ekonomi warga.

“Saya ingin usulan non fisik bisa berimbang, minimal 60 persen usulan fisik 40 persen usulan non fisik. Jadi usulan yang menjadi kebutuhan masyarakat sebagai program prioritas. Bukan sekedar keinginan saja,” Tambahnya.

Sementara itu Lurah Rawa Terate, Sukariya menjelaskan, usulan musrenbang di Kelurahan Rawa Terate sendiri masih di dominasi dengan usulan fisik.

“Yang masih menjadi primadona dari 44 usulan warga hasil Rembuk RW hingga Kelurahan yakni pembangunan fisik dari Sumber Daya Air (SDA)18 usulan dengan estimasi anggaran Rp9,5 miliar,” Ujar Sukariya.

Ia berharap, agar nantinya hasil dari pembangunan musrenbang dapat dijaga dan dirawat baik secara bersamaa-sama. Karena ini usulan warga, ya Kami kembalikan lagi warga. [Kominfotik JT/MM]

Pos terkait