Walikota Jaksel Monitor Rekayasa Lalin di Sekitar Taman Kota Tebet

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Walikota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin didampingi Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Susilo, memonitor uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar Taman Kota Tebet yang terletak di Jalan Tebet Timur Raya dan Jalan Tebet Barat Raya, Kecamatan Tebet, Minggu (15/5).

Munjirin mengatakan, dalam monitoring ini, dirinya melihat apakah rekayasa lalin yang dilaksanakan dapat berjalan efektif atau tidak. Evaluasi pun akan terus dilakukan selama masa uji coba berlangsung.

Bacaan Lainnya

“Untuk kantong parkir, lahan di sekitar Taman Ecopark Tebet ini kan banyak, ada sekolahan, ada gedung-gedung juga,  ada tanah-tanah kosong. Nah untuk gedung-gedung sudah ada kesediaan juga dari Gedung MT Haryono, gedung Mugi Griya, dan di sekitar situ ada tiga gedung yang sudah bersedia. Kemudian dari Muhammadiyah sudah kita pakai dari minggu-minggu kemarin, itu tambahan lagi dari SMK Muhammadiyah, kalau 73 sudah, jadi kita monitor terus keadaan parkir di sini,” Paparnya.

Munjirin juga meminta kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas. Selain itu, kebersihan pun diharap untuk selalu tetap dijaga, supaya lingkungan selalu bersih dan taman pun selalu nyaman digunakan untuk publik.

“Mohon untuk secara bersama-sama merasa memiliki taman ini, jadi memelihara bersama-sama, jangan sampai membuang sampah sembarangan. Sudah ada tempat sampah yang disediakan. Terkait protokol kesehatan, jangan lupa pakai masker, untuk menghindari penyakit COVID 19,” Ucapnya.

Sementara Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Susilo mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung situasi arus lalu lintas di sekitar taman. Dirinya menambahkan, yang terdampak dari adanya sistem satu arah ini antara lain Jalan Tebet Timur Raya, Tebet Barat Dalam X, Tebet Barat Dalam IX, dan Tebet Barat Raya.

“Petugas yang kami siapkan ada dua shift. Mulai dari jam 06.00 WIB sampai jam 14.00 WIB, dan jam 14.00 WIB sampai jam 20.00 WIB, karena mengikuti jadwal tutup taman di pukul 20.00 WIB. Masing-masing shift 25 orang petugas, itu pun bisa saja mungkin bertambah, sesuai dengan kebutuhan kami di dalam menjalankan pengaturan lalu lintas,” Tandasnya. [Kominfotik JS]

Pos terkait