Warga RW 09 Kelurahan Lubang Buaya Kelola Sampah dengan Sistem Maggot

Foto Dokumentasi

Barometernews.id | Jakarta, – Kelurahan Lubang Buaya berkolaborasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur dan Yayasan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin mengelola sampah dengan sistem Maggot (serangga pengurai sampah) dengan alat Insinerator (tekonologi mengolah sampah dengan pembakaran), Senin (27/07).

Sistem Maggot ini dilakukan oleh warga RW 09 Kelurahan Lubang Buaya untuk mengurangi sampah yang sering dikeluhkan dari warga. Ini juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 108 Tahun 2019 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah DKI Jakarta Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Bacaan Lainnya

Lurah Lubang Buaya, Dede Saefullah, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, dalam penyelenggaraan pemerintahan agar berkolaborasi dengan stakeholder di wilayah.

“Alhamdulillah, bersama Yayasan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Kita lakukan kolaborasi. Secara bertahap kita mengelola sampah warga,” Kata Dede.

Ia menyebutkan, dalam pengelolaan sampah organik menggunakan sistem Maggot, sedangkan sampah organik menggunakan alat insinerator.

“Alhamdulillah dengan sistem ini sampah warga di RW 09 sebanyak 20 gerobak sampah menghasilan nol, alias zero waste (nol limbah),” Tambahnya.

Rencananya, lanjut Dede, kegiatan serupa akan ditularkan ke semua RW yang ada di Kelurahan Lubang Buaya kedepannya. [Kominfotik JT/VS]

Pos terkait